in

Investor Asing Tetap Masuk Meski IHSG Merosot

IHSG Investor Asing
Photo by M. B. M. on Unsplash

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak tidak stabil di perdagangan hari ini, Kamis (9/4). Pada awal pembukaan IHSG dibuka pada posisi hijau, akan tetapi beberapa saat kemudian IHSG harus kembali merosot ke zona merah. Walaupun IHSG merosot, namun beberapa investor asing masih masuk di perdagangan pasar.

Di pembukaan perdagangan hari ini, IHSG ada di posisi 4.626,7 setelah ditutup di perdagangan kemarin, Rabu (8/3), dalam keadaan depresiasi sebanyak 3,18 persen. Pada pukul 09.05 WIB tadi, IHSG sempat mengalami kenaikan sebanyak 0,76 persen dan berada pada titik 4.661,75. Akan tetapi, pada pukul 09.19 WIB IHSG harus kembali merosot seperti yang dilansir oleh CNBCIndonesia. IHSG harus mengalami kemerosotan sebanyak 1,31 persen dan ada di titik 4.567.

Walaupun IHSG sedang merosot, investor asing masih masuk di perdagangan hari ini. Aksi net buy atau beli bersih yang dilakukan investor asing pada perdagangan hari ini mencapai Rp44 miliar di pasar regular. namun, dalam seminggu ini asing masih keluar sebanyak Rp1,21 triliun di perdagangan pasar reguler.

Baca Juga  Stimulus Untuk Menjaga Pasar Saham dari Pemerintah

Perdagangan hari ini adalah perdagangan terakhir minggu ini di Indonesia. Hal ini dikarenakan adanya Hari Raya Paskah yang akan terjadi pada hari Jumat (10/4).

Pada hari ini, hampir semua bursa saham di Asia mengalami peningkatan. Per pukul 08.43 WIB, kenaikan terbesar dirasakan oleh Strait Times yang meningkat sebanyak 1,65 persen.  Selanjutnya disusul oleh Hang Seng terbang sebanyak 0,88 persen dan KOSPI yang meroket sebanyak 0,67 persen. Pun dengan KLCI dan Shang hai Composite yang mengalami penguatan masing-masing sebanyak 0,42 persen dan 0,37 persen.

Meningkatnya bursa saham Asia terjadi akibat adanya berita baik dari Wall Street. Pada dini hari tadi, bursa Wall Street ditutup dalam keadaan menguat. Penguatan terbesar dirasakan oleh Dow Jones Industrial Average (DJIA) yang meroket sebanyak 3,44 persen. Penguatan selanjutnya disusul oleh S&P 500 dan Nasdaq Composite yang masing-masing terbang sebanyak 3,41 persen dan 2,58 persen.

Volatilitas IHSG

Faktor yang Membuat Volatilitas IHSG Tinggi

Rupiah lawan dolar AS

Rupiah Mata Uang Nomor 2 dari Bawah Lawan Dolar AS