in

Saham yang Menguat dan Melemah Minggu Ini

Saham yang Menguat dan Melemah
Photo by Carlos Muza on Unsplash

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak sangat fluktuatif pada perdagangan minggu ini. Hal ini terjadi akibat sentimen pasar yang masih tidak stabil akibat berkembangnya virus Corona di Indonesia. Hal tersebut menyebabkan IHSG menjadi makin tidak stabil dan membuat banyak saham yang menguat dan melemah.

IHSG semppat dibuka pada zona hijau di perdagangan kemarin, kamis (9/4). Penguatan tersebut dinilai cukup signifikan yaitu sebanyak 1 persen dan ada di posisi 4.669,710. Penguatan tersebut adalah penguatan tertinggi dalam level intraday. Akan tetapi, IHSG kembali mengalami pelemahan hingga menyebabkan nilai IHSG menjadi menurun sebanyak 1,38 persen dan bertengger di posisi 4.562,902.

Namun ketika di perdagangan sesi II, IHSG kembali berjalan di zona hijau. Walaupun pergerakannya masih tidak stabil, IHSG ditutup dalam keadaan menguat sebanyak 0,48 persen dan duduk manis di posisi 4.649.079. Akan tetapi hari ini tidak ada perdagangan IHSG karena ada perayaan umat Kristiani yaitu Jumat Agung.

Menurut data yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia )BEI), jumlah transaksi yang terjadi di perdagangan kemarin adalah sebanyak Rp6,75 triliun. Dalam perdagangan tersebut investor asing melakukan aksi net sell sebanyak Rp514,18 miliar baik di pasar reguler maupun pasar non reguler.

Baca Juga  Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 30 Januari 2020

Jika dikihat perkembangannya pada minggu ini, IHSG sudah mengalami penguatan sebanyak 2,59 persen. Jumlah net sell yang terjadi sepanjang minggu ini adalah Rp12,66 triliun.

Berikut adalah saham yang menguat dan melemah secara signifikan seperti yang dilansir oleh CNBCIndonesia.com.

Saham yang Menguat dan Melemah

Saham Menguat

  1. PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BPTS) meningkat sebanyak 53,13 persen.
  2. PT Ciputra Development Tbk (CTRA) meningkat sebanyak 49,27 persen.
  3. PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) mengalami penguatan sebanyak 48,39 persen.
  4. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) meroket sebanyak 40,45 persen.
  5. PT PP Tbk (PTPP) merangkak naik sebanyak 32,38 persen.

Saham Melemah

  1. PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) harus merosot sebanyak 23,36 persen.
  2. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) jatuh bebas sebanyak 11,28 persen.
  3. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) melorot sebanyak 10,63 persen.
  4. PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) anjlok sebanyak 8,90 persen.
  5. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) tergelincir sebanyak 6,73 persen.
IMF Krisis Ekonomi

IMF Ingatkan Akan Krisis Akibat Corona

Penundaan Cicilan Kredit bagi nasabah KUR

Syarat Agar Nasabah KUR Bisa Menunda Cicilan Kredit