in

Syarat Agar Nasabah KUR Bisa Menunda Cicilan Kredit

Penundaan Cicilan Kredit bagi nasabah KUR
Photo by Yulia Agnis on Unsplash

Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan ketentuan untuk menunda cicilan kredit bagi nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR). Penundaan cicilan tersebut dapat diberikan kepada nasabah yang terkena dampak virus Corona baik secara langsung maupun tidak langsung. Menurut kemenko Perekonomian, pembebasan pembayaran cicilan kredit ini mulai berlaku sejak 1 April 2020 lalu. Akan tetapi masih ada beberapa orang yang masih belum paham akan tata cara untuk melakukan penundaan pembayaran.

Menurut Menko Perekonomian Airlangga Hartanto seperti yang dilansir CNBCIndonesia, relaksasi yang diberikan kepada nasabah KUR adalah restrukturisasi KUR. Restrukturisasi tersebut berupa perpanjangan jangka waktu KUR, dan/atau penambahan jumlah limit plafot KUR. Restrukturisasi tersebut diperuntukkan untuk nasabah KUR Kecil dan KUR non Produksi.

Selain itu ada pula relaksasi bagi calon nasabah KUR yang baru. Relaksasi tersebut berbentuk relaksasi pemenuhan administrasif pengajuan KUR. Administratif tersebut antara lain adalah NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), Izin Usaha, dan beberapa dokumen lainnya. Untuk mempermudah,  calon nasabah KUR bisa mengakses data tersebut secara daring atau online.

Baca Juga  McD Sarinah Tutup Mulai 10 Mei 2020, Bangkrut?

Kriteria agar nasabah KUR bisa menunda cicilan kredit antara lain adalah:

  1. Kualitas Kredit per 29 Februari:
    – kolektibilitas performing loan dan tidak sedang masa restrukturasi; atau
    – kolektibilitas performing loan dan ada pada masa restrukturisasi bisa diberi stimulus dengan syarat restrukturisasi berjalan lancar sesuai PK restrukturisasi. Selain itu nasabah harus tidak memiliki tunggakan dana atau pokok.
  2. Bersikap Kooperatif.

Selain itu ada pula syarat khusus agar cicilan kredit bisa dilakukan. Syarat tersebut adalah nasabah KUR mengalami pemerosotan usaha karena adanya kondisi:

  1. Lokasi usaha yang ada terkena imbas virus Corona dan sudah diumumkan oleh pemerintah setempat.
  2. Menurunnya pendapatan akibat dari berkembangnya virus Corona di daerah tersebut.
  3. Adanya pengurangan proses produksi karena akibat berkembangnya virus Corona di daerah produksi tersebut.
Saham yang Menguat dan Melemah

Saham yang Menguat dan Melemah Minggu Ini

Penyebab Kerugian ketika Bertrading Forex

Penyebab Kerugian ketika Bertrading Forex