in

Syarat Restrukturisasi Kredit Bagi KUR Petani

syarat restrukturisasi kredit bagi KUR petani.
Photo by Sebastian Staines on Unsplash

Pemerintah Indonesia kembali memberikan keringanan untuk sektor pertanian. Keringanan yang diberikan berupa penundaan pembayaran cicilan dan pembebasan bunga terhadap Kredit Usaha Rakyat (KUR) di sektor pertanian. Kebijakan ini diputuskan oleh Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian. Akan tetapi sebelum mendapatkan keringanan tersebut, ada syarat restrukturisasi kredit bagi KUR petani.

Menurut Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian, keringanan tersebut dilakukan untuk meredam efek virus Corona di Indonesia, seperti yang dilansir dari CNNIndonesia.

Syahrul juga menambahkan bahwa selain pembebasan bunga dan penundaan pembayaran cicilan, ada lagi keringanan yang diberikan oleh pemerintah Indonesia. Keringana tersebut antara lain adalah perpanjangan jangka waktu pembayaran dan penambahan nilai plafon.

Menurut data yang diberikan oleh Syahrul, realisasi KUR pertanian sudah mencapai nilai Rp13,46 triliun dari total alokasi Rp50 triliun per 7 April 2020. Nilai tersebut terdiri dari Rp4,12 triliun dari sektor perkebunan dan Rp3,86 triliun dari sektor tanaman pangan. Selain itu sektor hortikultura dan peternakan juga memberikan penyerapan nilai tersebut. Sektor tanaman hortikultura menyerap nilai KUR sebanyak Rp1,61 triliun dan sektor peternakan menyerap sebanyak Rp2,68 triliun. Pun dengan sektor jasa pertanian yang melakukan penyerapan sebesar Rp1,19 triliun.

Baca Juga  Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 11 Mei 2020

Penyaluran KUR ini akan diawasi dengan ketat dan diawasi langsung oleh pimpinan daerah. Akan tetapi, jaminan akan akses perkreditan tetap dijamin oleh pemerintah, seperti yang diujarkan oleh Syahrul.

Menurut Sarwo Edhy, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, ada beberapa syarat restrukturisasi kredit bagi KUR petani.

Syarat Restrukturisasi Kredit Bagi KUR Petani

Syarat umum yang dibutuhkan adalah kualitas kredit per 29 Februari 2020 kolektibilitas performing loan atau kolektibilitas 1 dan 2 tidak dalam masa restrukturisasi. Jika performing loan dalam masa restrukturisasi, ada syarat lain yang harus dipenuhi oleh debitur KUR. Syarat tersebut adalah restrukturisasi berjalan lancar sesuai dengan PK restrukturisasi dan tidak ada tunggakan bunga.

Syarat khusus yang dibutuhkan adalah debitur KUR mengalami penurunan usaha karena adanya kondisi khusus. Kondisi tersebut antara lain adalah debitur ada di zona merah penyebaran virus Corona atau adanya penurunan pendapatan akibat pandemi ini.

Untuk debitur KUR yang sudah lama dan terkena dampak Corona, kemudahan yang diberikan adalah perpanjangan jangka waktu KUR dan atau penambahan limit palfon. Penambahan limit plafon tersebut diprioritaskan untuk debitur KUR Kecil dan KUR Mikro non-Produksi.

Baca Juga  Kebutuhan Dana Restrukturisasi Kredit, Berapa?

Untuk pengaju debitur baru kemudahan yang diberikan cukup berbeda. Keringanan tersebut antara lain adalah pemenuhan persyaratan administratif untuk mengajukan KUR. Persyaratan administratif tersebut antara lain adalah Izin Usaha, Nomor Pokok Wajib Pajak, dan lain sebagainya.

harga emas comex naik

Harga Emas Comex naik 0.13%

harga kurs Rupiah

Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 14 April 2020