in

UOB Proyeksikan PDB Indonesia Meningkat 2,5 Persen

PDB Indonesia diprediksi meningkat
Photo by Austin Distel on Unsplash

PT Bank UOB proyeksikan PDB Indonesia meningkat tipis 2,5 persen di tengah mewabahnya pandemi Corona di Indonesia. Dengan adanya pandemi Corona ini, perputaran roda ekonomi di Indonesia harus terhambat.

Enrico Tanuwijaya, Kepala Ekonom dan Riset UOB Indonesia, dalam artikel di CNBCIndonesia menyatakan bahwa pandemi Corona memberikan efek paling besar kepada konsumsi rumah tangga. Karena konsumsi rumah tangga adalah komponen yang paling besar dalam Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, nilai PDB menjadi mengecil. Ia menambahkan bahwa setor ekspor dan impor UOB juga banyak yang harus dihentikan akibat virus COVID-19 ini. Oleh karena itu UOB proyeksikan PDB Indonesia meningkat secara konservatif di titik 2,5 persen. Akan tetapi, UOB masih mencoba untuk meningkatkan, atau setidaknya mempertahakan nilai konsumsi swasta Idonesia.

Enrico juga menyarankan pemerintah Indonesia dapat memberikan stimulus kepada sektor yang terkena imbas virus Corona secara langsung. Menurutnya, sektor yang mennyokong perekonomian Indonesia masih kurang mendapatkan stimulus dari pemerintah. Sektor tersebut antara lain adalah pertambangan, konstruksi, ritel, perdagangan dan lain sebagainya.

Baca Juga  Samsung Menunda Peluncuran Galaxy Fold. Ada Masalah apa ya?

Di sisi lain, Enrico masih tetap optimis dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2021. Ia memproyeksikan bahwa pertumbuhan eknomi Indonesia akan mengalami peningkatan sebanyak 3,7 persen di 2021.

Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2020 akan mengalami peningkatan sebanyak 5,02 persen. Prediksi pertumbuhan tersebut dihitung lebih lambat daripada pertumbuhan ekonomi di beberapa tahun sebelumnya.

Fitch Solution juga memprediksi pertumbuhan ekonomi global dan Indonesia. Di tengah pandemi Corona ini, pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan akan ada pada titik 0 persen hingga negatif 5 persen. Perekonomian global diperkirakan akan keluar dari resesi pada kuartal IV 2020.

Sedangkan untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia, Fitch Solution memproyeksikan pertumbuhan akan terjadi sebanyak 4,2 persen pada akhir tahun 2020. Selain itu nilai tukar rupiah terhadap dolar akan pada titik Rp16.750 per us dolar. Hal ini bisa terjadi jika pandemi ini dapat diredam dalam 2 bulan berikutnya.

Penjualan listrik PLN meningkat akibat WFH

Penjualan Listrik PLN Meningkat akibat WFH

Bursa Asia Kembali Menguat

Bursa Asia Kembali Menguat Hari Ini