in

Bursa Asia Kembali Menguat Hari Ini

Bursa Asia Kembali Menguat
Picture by Dawnfu on Pixabay

Bursa Asia kembali menguat di perdagangan hari ini Selasa (14/4). Hampir semua bursa di Asia mengalami penguatan. Hal ini terjadi akibat adanya spekulasi bahwa virus Corona sudah ada di puncaknya.

Menurut data yang dirilis oleh worldometers, setidaknya sudah terjadi hampir 2 juta kasus virus Corona di seluruh dunia. Jumlah pasien yang harus kehilangan nyawanya akibat virus ini sudah mencapai 119.701 korban jiwa. Sedangkan jumlah pasien yang sudah sembuh dari virus ini juga mencapai 447.833 pasien.

Bursa Asia Kembali Menguat

Menurut data yang dilansir dari CNCBIndonesia, bursa Asia kembali menguat setelah terpuruk di perdagangan kemarin. Pasar saham Cina mengalami penguatan pada awal perdagangan tadi. Indeks saham Shanghai Composite berhasil merangkak sebanyak 0,3 persen. Saham Shenzen juga mengalami peningkatan sebanyak 0,60 persen. Hang Seng Hong Kong juga mengalami penguatan sebanyak 0,21 persen.

Saham negeri Matahari Terbit juga mengalami penguatan setelah melemah pada perdagangan kemarin. Indeks Nikkei 225 berhasil menguat sebanyak 1,52 persen. Indeks Topux juga berhasil mengkokohkan posisinya sebanyak 0,83 persen. Saham yang diunggulkan Jepang, Softbank, juga meroket sebanyak 3 persen.

Baca Juga  Takut Perang, Bursa Asia Terjun Bebas

Indeks KOSPI Korea Selatan juga mengalami peningkatan yang cukup besar, yaitu sebanyak 1,61 persen. Indeks negeri Kangguru, S&P/ASX 200 juga mengalami kenaikan sebanyak 0,68 persen.

Investor sempat ragu untuk melakukan investasi di kawasan Asia pada beberapa hari terakhir, Hal ini dikarenakan adanya penambahan jumlah kasus virus Corona di China. Pada Senin (13/4) kemarin, tercatat ada 108 kasus di negeri Tirai Bambu tersebut. Pada Sabtu (11/4) juga ada penambahan kasus baru sebanyak 99 kasus. 97 dari 99 kasus tersebut adalah kasus impor atau kasus yang terjadi setelah pasien tersebut melakukan perjalanan ke luar negeri.

Padahal pemerintah China belum lama ini sudah mengangkat status lockdown dari kota Wuhan pada Rabu (8/4) kemarin. Wuhan telah memasuki fase lockdown sejak awal Januari 2020.

Selain itu, pemerintah China juga melakukan lockdown total kepada saah satu kabupaten di Provinsi Henan. Kabupaten yang ditutup adalah kabupaten Jia yang memiliki total populasi sebanyak 600 ribu orang.

PDB Indonesia diprediksi meningkat

UOB Proyeksikan PDB Indonesia Meningkat 2,5 Persen

Amerika terancam resesi

Jumlah Pengangguran 10 Juta Lebih, AS Terancam Resesi