in

20 April, Registrasi Kartu Prakerja Gelombang II Dimulai

Penumpang MRT Merosot
Photo by Jemima Nafi on Unsplash

Pada tanggal 20 April 2020 nanti, registrasi Kartu Prakerja Gelombang II dimulai. Registrasi tersebut akan dibuka pada pukul 08.00 WIB. Penutupan gelombang II Kartu Prakerja akan dilakukan pada Kamis, 23 April pada pukul 16.00 WIB.

Registrasi Kartu Prakerja Gelombang II Dimulai

Menurut keterangan dari Airlangga Hartanto, Menko Perekonomian Indonesia, gelombang kedua akan dibuka pada Senin 20 April pada pukul 08.00 WIB. Registrasi ini akan dibuka terus hingga hari Kamis 24 April pada pukul 16.00 WIB.

Untuk registrasi Kartu Prakerja gelombang I sudah dilakukan pada tanggal 11-16 April yang lalu. Jumlah peserta yang mengikuti pendaftaran gelombang I ada sejumlah 5,96 juta orang.

Dari total pendaftar tersebut, jumlah yang lolos verifikasi melalui email ada sebanyak 4,42 juta orang. Sedangkan untuk yang lolos verifikasi melalui Nomor Induk Kependudukan (NIK) mencapai 3,29 juta orang.

Dari semua proses yang dilakukan tersebut, peserta yang lolos untuk mengikuti program kartu Prakerja ada sejumlah 2,07 orang. Akan tetapi kuota untuk gelombang pertama hanya dibuka untuk 200 ribu orang.

Baca Juga  Efek Corona, Kemenkeu Kucurkan Dana untuk Pemda

Peserta yang berhak mengikuti program Kartu Prakerja akan diberitahukan via pesan singkat yang akan dikirim pada tanggal 18-20 April. Setelah itu, peserta yang memiliki hak untuk mengikuti program tersebut akan memilih paket pelatihan dari 8 partner Kartu Prakerja.

Peserta yang berhasil mengikuti program ini akan mendapatkan total insentif bantuan pelatihan sejumlak Rp3,55 juta. Rincian dari dana ini adalah biaya pelatihan sebanyak Rp1 juta, Insentif pasca pelatihan sebanyak Rp600 ribu perbulan yang akan diberikan selama 4 bulan. Selain itu ada insentif survei sejumlah Rp50 ribu yang akan diberikan kepada peserta sebanyak 3 kali.

Pemerintah Indonesia mengucurkan dana untuk program Kartu Prakerja ini sejumlah Rp20 triliun. Rincian dari dana tersebut antara lain adalah Rp5,6 triliun untuk dana pelatihan, Rp13,45 triliun untuk dana insentif, Rp840 triliun untuk dana survei, dan Rp100 juta untuk dana Project Management Office (PMO), seperti yang dilansir dari CNNIndonesia.

Peluang Bisnis Pulsa dan Paket Internet di Tengah Pandemi Covid-19

Peluang Bisnis Pulsa dan Paket Internet di Tengah Pandemi Covid-19

Rp6,1 Triliun Disiapkan Untuk Keringanan KUR

Rp6,1 Triliun Disiapkan Untuk Keringanan KUR