in

Harga Emas Roboh Akibat Akan Berakhirnya Lockdown

emas kembali merosot
Picture by Stevebidmead on Pixabay

Setelah mengalami peningkatan secara luar biasa dalam beberapa waktu terakhir, harga emas roboh di pasar spot pada hari ini Senin (20/4). Hal ini terjadi akibat adanya rencana dari Amerika Serikat (AS) dan Eropa untuk mengakhiri masa lockdown.

Pada perdagangan hari ini, harga emas roboh di pasar spot. harga emas harus mengalami pemerosotan sebanyak 0,37 persen dan bertengger di posisi 1.678 per troy ons. Harga emas juga mengalami pemerosotan di penutupan perdagangan akhir minggu lalu. Pada Jumat (17/4) harga emas harus mengalami penurunan sebanyak 1,95 persen seperti yang dilansir dari CNBCIndonesia.

Harga emas langsung merosot setelah adanya dokumen yang dirilis oleh Gedung Putih. Dokumen tersebut berisi tentang rencana pembukaan kembali ekonomi AS yang harus terhenti untuk menahan laju berkembangnya virus Corona.

Selain AS, beberapa negara di Eropa juga berencana untuk menghentikan lockdown karena adanya penurunan terhadap kasus virus Corona. Bahkan ada beberapa negara yang sudah melonggarkan pembatasan sosial (social distancing) yang sudah dilakukan.

Baca Juga  Cocok Untuk Milenial, Simak Fakta Surat Utang ‘James Bond’ Berikut

Salah satu negara yang sudah melonggarkan pembatasan sosial adalah negara Austria. Pemerintahan Austria sudah memperbolehkan pusat perbelanjaan dengan luas 400 meter persegi untuk kembali beroperasi. Akan tetapi ada syarat yang harus dilakukan yaitu adanya batasan orang yang boleh memasuki toko dan adanya aturan jaga jarak antar pelanggan.

Denmark pun juga sudah mulai melonggarkan pembatasan sosialnya. Beberapa sekolah dasar sudah mulai dibuka lagi dan beberapa rumah sakit sudah menangani pasien yang bukan terjangkit virus Corona.

Presiden Perancis, Emmanuel Macron, menyatakan bahwa keputusan social distancing yang diberlakukan akan dicabut pada 11 Mei mendatang.

Adanya hal ini menjadi angin segar bagi para investor dan pasar. Banyak investor yang mulai kembali berinvestasi di pasar dan bursa saham global banyak yang mengalami peningkatan. Faktor lain yang mendukung meningkatnya pergerakan pasar global adalah Remdisivir buatan Gilead Science yang berhasil menyembuhkan pasien virus Corona.

tidak ada phk

Tidak Ada PHK di Emiten Kawasan Industri

Penumpang MRT Merosot

Efek PSBB, Penumpang MRT Merosot