in

Bursa Asia Menguat karena Sentimen Positif

bursa Asia menguat karena sentimen positif
Photo by Kevin Ku on Unsplash

Pada perdagangan hari ini, Kamis (23/4) bursa Asia menguat karena sentimen positif. Sentimen positif yang dirasakan bursa Asia adalah meningkatnya harga minyak acuan Amerika Serikat (AS). Minyak West Texas Intermediate (WTI) berhasil mengalami peningkatan harga untuk pengiriman bulan Juni. WTI pengiriman bulan Juli dibanderol dengan harga US$13,78 per barel.

Sentimen positif lain yang diterima bursa Asia adalah adanya berita tentang stimulus yang akan diberikan pemerintah AS. Pemerintah AS sudah menyetujui undang-undang tentang penyediaan dana bagi rumah sakit dan usaha kecil menengah. Stimulus yang diberikan AS di undang-undang tersebut adalah sejumlah US$484 miliar. Undang-undang ini akan dibahas lagi dalam rapat senat AS yang akan dilakukan hari ini.

Bursa Asia Menguat karena Sentimen Positif

Menurut data yang dirilis oeh CNBCIndonesia, bursa Asia mayoritas melaju di zona hijau. Indeks saham Shanghai Composite mengalami penguatan sebanyak 0,27 persen dan Shenzen mengalami penguatan sebanyak 0,31 persen. Saham Hong Kong mengalami peningkatan yang cukup besar. Hang Seng Hong Kong meningkat sebanyak 1,27 persen hari ini.

Baca Juga  Bitcoin Naik, Belum Cocok Sebagai Safe Haven

Bursa saham Jepang juga terlihat sehat pada hari ini. Hal ini terjadi karena bursa saham Wall Street yang bergerak di zona hijau. Indeks Nikkei 225 mengalami peningkatan sebanyak 1,01 persen dan indeks Topix Jepang menguat sebanyak 0,65 persen. Menguatnya nilai bursa saham Jepang ini dipengaruhi oleh meningkatnya saham bluechip Jepang. Softbank dan Fast Retailing masing-masing meningkat sebanyak 1 persen dan 0,3 persen. Saham migas Jepang juga mengalami penguatan. Inpex meningkat 5 persen lebih dan Japan Petroleum melangkah lebih dari 3 persen.

Bursa saham negeri Ginseng juga terlihat sumringah. Indeks KOSPI Korea Selatan mengalami peningkatan hingga 0,72 persen di perdagangan hari ini.

Indeks acuan Australia, S&P/ASX 200, mengalami peningkatan sebanyak 0,54 persen. hal ini dikarenakan saham-saham unggulan Australia yang banyak ,engalami penguatan. Saham Santos dan Woodside Petroleum masing-masing mengalami peningkatan sebanyak 8 persen dan 1 persen. Saham emiten pertambangan juga tidak mau kalah. Saham BHP dan Rio Tinto mengalami peningkatan masing-masing 3 persen dan 2 persen.

Bursa saham Indonesia juga terlihat melaju di zona hijau di saat pembukaan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHS) mengalami penguatan sebanyak 0,89 persen pada pukul 09.50 WIB.

Baca Juga  Bursa Saham Asia Merangkak Naik di Tengah Pandemi
sumber pendapatan devisa

Macam Sumber Pendapatan Devisa

emas kembali merosot

Harga Emas Masih di Titik US$1.700