in

Kurs Singapura Menguat Akibat Lockdown Dilonggarkan

Kurs Singapura menguat
Photo by Adhitya Andanu from Pexels

Kurs Singapura menguat melawan rupiah pada perdagangan hari ini, Senin (5/4). Sebelumnya kurs Singapura mengalami penurunan yang cukup besar dihadapan rupiah. Menguatnya kurs Singapura ini disebabkan karena adanya pelonggaran lockdown yang akan dilakukan oleh pemerintah Singapura.

Menurut data yang dirilis oleh CNBCIndonesia, per pukul 10.08 WIB, 1 SGD dibanderol sebesar Rp10.622,84. Kurs Singapura menguat sebanyak 1,45 persen pada perdagangan pasar spot.

Selama bulan April, dolar Singapura mengalami pemerosotan hingga sebanyak 8 persen di hadapan rupiah. Hal ini membuat Singapura ada di titik terlemah sejak 19 Maret 2020. Merosotnya nilai dolar Singapura ini dikarenakan adanya virus Corona yang berkembang di negara tersebut dan menyebabkan pemerintah Singapura mengeluarkan kebijakan Circuit Breaker.

Singapura adalah salah satu negara yang terpapar virus Corona dari awal. Bahkan Singapura sempat menjadi negara dengan jumlah pasien virus Corona terbanyak nomor 2 setelah China. Akan tetapi, Singapura berhasil menahan laju perkembangan virus Corona di negara tersebut. Jumlah kasus virus Corona di Singapura hanya berkisar 200-an orang saja.

Baca Juga  Rupiah Tertekan Hingga Rp14.283 Akibat Corona

Akan tetapi, Singapura terkena virus Corona gelombang dua setelah warga Singapura yang ada di Eropa dan Amerika pulang kampung. Hal ini membuat jumlah pasien virus Corona di Singapura melonjak hingga 18.000 pasien. Oleh karena itu, pemerintah Singapura mengeluarkan kebijakan Circuit Breaker (CB) untuk melahan laju virus Corona.

CB yang dilakukan oleh pemerintah Singapura akan diberhentikan pada tanggal 1 Juni, akan tetapi pemerintah Singapura sudah mulai melonggarkan kebijakan tersebut. Hal tersebut dilakukan karena laju perkembangan virus Corona di Singapura sudah mulai melandai.

Per 12 Mei nanti, pemerintah Singapura akan membuka kembali kegiatan di sektor industri manufaktur, terutama petrokimia dan biofarmasi. Pada saat ini, jumlah pekerja yang diperbolehkan bekerja di luar rumah hanya ada sebanyak 17 persen. Selain itu Menteri Perdagangan Singapura Chan Chun Sing menyatakan bahwa tempat hiburan juga masih belum dibuka. Sektor yang diprioritaskan oleh Singapura dalah sektor manufaktur dan penambahan produksi.

 

ihsg kembali merosot

IHSG Kembali Merosot Pada Perdagangan Hari Ini

Youtube menghasilkan uang

YouTuber Bisa Menjadi Kaya Lewat Konten Prank