in

Pandemic Bond Tidak Jadi Dirilis Pemerintah

pandemic bond
Photo by Aymanejed on Pixabay

Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Keuangan menyatakan bahwa Pandemic Bond tidak jadi dirilis. Pandemic Bond adalah surat utang yang diterbitkan secara khusus untuk menangani wabah virus Corona (COVID-19).

Dilansir dari Kompas, Direktur Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman menyatakan bahwa pemerintah Indonesia sedang fokus terhadap hal lain. Pada saat ini, pemerintah Indonesia sedang fokus akan pembiayaan defisit yang melambung hingga 507 persen dari PDB. Jumah ini sudah mencapai Rp852,9 triliun dari total pembiayaan APBN secara umum.

Luky mengatakan bahwa Bank Indonesia (BI) tidak fokus dalam pembuatan bond khusus pada saat ini. Hal ini dikarenakan BI akan masuk ke dalam pasar perdana sebagai jalan terakhir. Ia juga menambahkan bahwa pembiayaan utang yang harus dilakukan pemerintah juga cukup besar, yaitu sebanyak Rp1.439,8 triliun.

Selain adanya pembiayaan defisit, pemerintah Indonesia juga harus melakukan pembiayaan terhadap investasi. Salah satu investasi tersebut adalah Program Pemulihan Ekonomi Nasional dari Pandemi yang memiliki total biaya sebanyak Rp153,5 triliun. Pemerintah Indonesia juga harus melakukan pembayaran terhadap utang jatuh temppo yang mencapai Rp433,4 triliun.

Baca Juga  Rencana Pemerintah Menerbitkan Surat Utang Terbesar

Untuk melakukan pembayaran tersebut, pemerintah akan melakukan ppenarikan peminjaman sejumlah Rp150,5 triliun. Pemerintah juga menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) sebanyak Rp1.289,3 triliun.

SBN yang diterbitkan per 31 Maret 2020 adalah sejumlah Rp221,4 triliun. Sisa SBN yang akan diterbitkan pada kuartal II hingga kuartal IV 2020 memiliki nilai sebesar Rp856,8 triliun. SBN ini akan dilelang di pasar domestik, penerbitan SBN ritel, private placement (jual beli surat utang bilateral), dan SBN Valas.

Luky menegaskan bahwa lelang yang dilakukan adalah lelang biasa, bukan lelang Pandemic Bond.

Beberapa waktu lalu, Pemerintah Indonesia menyatakan akan merilis Pandemic Bond. Surat utang tersebut berbeda dengan surat utang biasanya karena BI bisa langsung membeli surat utang tersebut. Hal ini membuat biaya dan utang pemerintah akan diberikan secara langsung ole BI.

kenaikan nilai rupiah

Ada Larangan Mudik, Manfaatkan Budgetnya untuk Hal Lain

maskapai penerbangan

Maskapai Penerbangan Kembali Beroperasi di Yogyakarta