in

Prediksi Laju IHSG Efek Bursa AS Kembali Sehat

bursa asia terjun bebas
Photo by AhmadArdity on Pixabay

Pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (8/5), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dalam keadaan melemah. Pelemahan IHSG terjadi sebanyak 0,25 persen atau turun sebanyak 11,36 poin dan IHSG harus bertengger pada titik4.597,43. Lalu bagaimana dengan prediksi laju IHSG pada perdagangan hari ini?

Pada perdagangan minggu lagu, investor asing dilihat masih enggan untuk mengalokasikan dananya di Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari aksi net sell yang dilakukan asing pada penutupan perdagangan Jumat lalu. Dalam satu minggu, dana asing yang keluar dari pasar mencapai Rp1,88 triliun pada perdagangan pasar reguler.

Prediksi Laju Pergerakan IHSG

Dilansir dari CNBCIndonesia, Pilarmas Investindo Sekuritas menyatakan bahwa ada hal yang dinantikan investor pada minggu ini. Hal tersebut adalah neraca transaksi berjalan atau current account balance. Hal lainnya adalah data ekspor dan impor. Dengan munculnya data ekspor dan impor informasi akan neraca perdagangan juga akan terlihat.

Menurut prediksi dari Reliance Sekuritas, pasar Asia akan melaju dengan keadaan fair. Hal ini terjadi karena pudarnya sentimen akan dibukanya kembali perekonomian.

Baca Juga  IHSG Kembali Merosot Pada Perdagangan Hari Ini

MNC Sekuritas menyatakan bahwa muncul sentimen positif dari dilonggarkannya lockdown di negara-negara Eropa dan Amerika Serikat (AS). Selain itu meredanya perang dagang yang terjadi juga menjadi faktor yang memberikan dampak positif terhadap IHSG. Akan tetapi, sentimen negatif mungkin muncul dari Indonesia sendiri karena masih belum munculnya tanda-tanda virus Corona akan mereda.

Oleh karena itu, Investor harus lebih cermat dalam perdagangan hari ini. Hal ini dikarenakan masih tingginya aksi jual bersih yang dilakukan oleh investor asing. Jika investor ingin melakukan swing trade, investor bisa fokus pada saham pertambangan, CPO, konsumer, infrastruktur dan retail.

Menurut Panin Sekuritas, IHSG gagal menjaga batas support (batas bawah) di level 4.603. Hal ini menunjukkan bahwa prediksi laju IHSG akan mengalami depresiasi. IHSG cenderung bergerak secara tidak beraturan pada perdagangan hari ini. IHSG melaju dalam range support 4.565 dan resisten 4.730.

Pada perdagangan Jumat lalu, bursa Wall Street ditutup dengan mengalami penguatan. Dow Jones Index Averages (DJIA) mengalami penguatan sebanyak 1,91 persen, S&P menguat 1,69 persen dan Nasdaq Composite meroket sebanyak 1,58 persen.

Baca Juga  Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 10 Februari 2020
Terbang menggunakan citilink

Terbang Menggunakan Citilink, Siapkan Dokumen Ini

Status keuangan

Status Sektor Keuangan RI Memburuk