in

Diretas, 1,2 Data Pengguna Bhineka.com Bocor

Diretas, 1,2 Data Pengguna Bhineka.com Bocor

1,2 juta data pengguna Bhineka.com bocor karena dibobol oleh peretas dengan nama pengguna ShinyHunters.

Portal berita teknologi ZDnet melaporkan, ShinyHunters mengklaim memiliki data pengguna dari 10 perusahaan bidang internet dengan total data mencapai 73,2 juta, dan dijual senilai 18 ribu dolar AS atau sekitar Rp 269 juta. Data-data tersebut dijual menjadi satu paket, termasuk 1,2 juta data pengguna dari e-commerce Bhinneka.com.

Astrid Warsito, Group Head Brand Communication & PR (BCPR) Bhinneka.com, menjelaskan saat ini pihaknya sedang melakukan investigasi terhadap kasus peretasan yang terjadi.

Bhinneka.com juga bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk membantu proses investigasi.

“Sejak semalam saat artikel pertama muncul dari ZDNet, tim kami tengah melakukan investigasi mendalam atas kabar tersebut. Termasuk dari sisi cyber security-nya. Per saat ini, juga telah berkoordinasi intensif dengan pihak terkait seperti BSSN. Insiden ini dapat terjadi pada siapa pun dan kami mengajak para pelanggan untuk terlibat aktif dalam melawan cybercrime,” jelas Astrid

Baca Juga  Revisi UU KPK: Demo Dimana-mana, Penghambat Investor Masuk Indonesia

Astrid memastikan data pengguna dan password yang berada di database Bhinneka.com selalu terenkripsi dan tetap aman. Pihaknya juga tidak menyimpan data pembayaran pelanggan, seperti kartu kredit ataupun debit.

“Kami pastikan, password customer di database selalu terenkripsi dan kami tidak menyimpan data kartu kredit ataupun debit, semua data pembayaran langsung terkoneksi dengan payment gateway. Bhinneka.com juga tidak memiliki layanan dompet digital,” jelasnya.

Para pengguna harus melakukan langkah-langkah pengamanan digital mandiri, seperti mengganti password secara berkala dan tidak menggunakan password yang sama untuk berbagai layanan, serta menggunakan alamat email berbeda khusus untuk aktivitas transaksi online.

Website yang telah dibobol ShinyHunters

Dikutip dari ZDNet, Minggu (10/5), ShinyHunters diketahui telah membagikan sampel dari beberapa database yang diretas. Selain Bhinneka, berikut beberapa perusahaan yang dilaporkan telah diretas oleh oleh ShinyHunters.

1. Zoosk: 30 juta pengguna

2. Chatbooks: 15 juta pengguna

3. SocialShare: 6juta pengguna

4. Home Chef: 8 juta pengguna

5. Minted: 5juta pengguna

6. Chronicle of Higher Education: 3 juta pengguna

Baca Juga  Deretan 15 BUMN Dengan Laba Terbesar, Siapakah Yang Menduduki Posisi Pertama?

7. GGuMim: 2juta pengguna

8. Mindful: 2juta pengguna

9. StarTribune 1 juta pengguna

harga kurs Rupiah

Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 11 Mei 2020

aktivitas pasar modal

Aktivitas Pasar Modal Merosot 12 Persen