in

Syarat Penumpang KA Saat PSBB

syarat penumpang KA
Photo by astama81 on Pixabay

Saat ini, pemerintah sudah memperbolehkan orang dengan izin khusus untuk bepergian menggunakan kereta api. Akan tetapi ada syarat khusus pagi penumpang KA saat adanya PSBB ini.

Tidak semua orang bisa menjadi penumpang kereta api di tengah PSBB ini. Lalu siapa saja yang diperbolehkan untuk menggunakan kereta api selama PSBB?

Syarat Penumpang KA

Dilansir dari CNNIndonesia, syarat-syarat tersebut sudah dituliskan di surat edaran. Khususnya Surat Edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Syarat orang yang diperbolehkan untuk bepergian menggunakan kereta api antara lain adalah seseorang yang bekerja di pelayanan penanganan virus Corona.

Selain itu seseorang yang bekerja di bidang pertahanan, pelayanan kesehatan, kebutuhan dan pendukung layanan dasar dan pelayanan fungsi ekonomi yang krusial.

Selain itu, seorang pasien yang membutuhkan bantuan kesehatan darurat diperbolehkan menggunakan kereta api. Seseorang yang keluarganya sakit keras atau meninggal juga diperbolehkan.

Seorang pekerja migran dari Indonesia yang melakukan repatriasi dan pelajar juga masih diperbolehkan untuk menjadi penumpang Kereta api.

Baca Juga  Mengubah Target Keuangan di Tengah Pandemi Corona

Walaupun sudah memenuhi kriteria tersebut, ada dokumen yang harus dipersiapkan sebagai syarat penumpang KA.

Jika orang tersebut bekerja di pemerintahan atau swasta, harus ada surat pengantar dari instansi terkait. Selain itu orang tersebut harus membawa hasil tes virus Corona.

Jika orang tersebut bukan sebagai perwakilan pemerintahan atau swasta, harus ada surat pengantar yang dimaterai dan ditandatangani oleh lurah atau kepala desa.

Selama bepergian, Kartu Tanda Penduduk (KTP) juga tidak boleh ditinggalkan. Rencana perjalanan juga harus dilaporkan secara lengkap.

Untuk pasien yang membutuhkan bantuan kesehatan darurat dan seseorang yang harus bepergian karena ada anggota keluarga yang sakit atau meninggal, memiliki syarat yang berbeda.

Hal yang harus dipersiapkan untuk pasien yang membutuhkan bantuan kesehatan darurat adalah KTP dan surat rujukan dari rumah sakit terkait.

Untuk mengunjungi keluarga yang sakit atau meninggal, harus ada surat keterangan dari rumah sakit terkait dan harus memiliki hasil negatif dari tes virus Corona.

Untuk pekerja repatriasi dan pelajar yang kembali dari luar negeri syarat yang dibutuhkan berbeda lagi.

Baca Juga  Peluang Bisnis Mobil di Tengah Pendemi Covid-19

Pekerja repatriasi harus menyiapkan KTP dan surat keterangan yang berasal dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BPPMI). Jika tidak ada, bisa menggunakan surat perwakilan Indonesia yang ada di luar negeri.

Untuk pelajar, surat dari universitas harus dipersiapkan. Selain itu surat keterangan negatif virus Corona juga harus ada. nantinya pemulangan akan dilakukan lembaga pemerintah dan daerah, swasta, dan universitas terkait.

strategi keuangan

Strategi Keuangan di Tengah Badai PHK dan Corona

thr pns

THR PNS Segera Cair, Swasta Kapan?