in

Tiket Pesawat Murah Saat Pandemi Sudah Tidak Ada

tiket pesawat murah
Gambar oleh Steve001 dari Pixabay

Tiket pesawat murah yang ada sebelum pandemi mungkin akan segera hilang. Selama vaksin belum ditemukan, harapan adanya tiket pesawat murah masih kecil.

Adanya virus COVID-19 ini, banyak sekali hal yang berubah. Salah satu yang  berubah adalah gaya hidup dan tata cara industri penerbangan.

Kemungkinan Tiket Pesawat Murah Tidak Ada

Dilansir dari CNBCIndonesia, harga tiket pesawat murah mulai marak dalam satu dekade terakhir. Namun tiket murah tersebut diperkirakan akan terus berkurang.

Menurut Direktur General dan CEO IATA (Asosiasi Maskapai Internasional) Alexandre de Juniac, era penerbangan murah akan segera berakhir.

Dengan munculnya syarat-syarat penerbangan baru dalam situasi New Normal yang akan datang, orang yang bepergian menggunakan pesawat diperkirakan akan terus menurun.

Hal ini membuat banyak maskapai penerbangan harus mengatur ulang strateginya agar bisa terus bertahan di industri tersebut. Salah satu strategi yang menjadi pertimbangan adalah menaikkan harga tiket pesawat.

Ke depannya, persyaratan untuk menggunakan pesawat terbang dinilai akan menjadi jauh lebih kompleks. Hal tersebut akan mempengaruhi minat dan kemampuan seseorang.

Baca Juga  Tingkat Pengangguran Meningkat Menghantui RI

Lebih lagi jika New Normal sudah berlaku. Orang-orang akan membutuhkan waktu yang tidak sedikit agar bisa beradaptasi dengan banyaknya peraturan yang berlaku.

Penerbangan adalah salah satu sektor yang mendapatkan pukulan paling telak dari pandemi ini. Banyak pegawai yang harus dirumahkan, pesawat dipakirkan, bahkan pemberhentian pengoperasian.

Kerugian yang sudah dialami sektor ini di seluruh dunia diperkiran sudah mencapai US$252 miliar. Nilai itu jelas bukan nilai yang kecil.

Walaupun banyak negara yang sudah melonggarkan lockdown mereka, bisnis penerbangan masih belum bisa kembali berjalan seperti sedia kala.

Banyak maskapai yang harus beradaptasi dengan peraturan-peraturan baru yang berlaku untuk memperketat keamanan selama masih belum ditemukannya vaksin virus ini.

Pun dengan bandara yang mungkin harus mengatur kembali layoutnya demi menghadapi pandemi ini. Selain itu, kebijakan social distancing dan kebijakan kesehatan lainnya juga harus diperhitungkan.

Beberapa bandara di dunia sudah berusaha untuk mengubah layout merek, salah satunya adalah bandara Dubai.

Bandara Dubai dapat mempersiapkan screening test di bandara mereka dan hasilnya bisa diterima hanya dalam waktu 10 menit saja.

Baca Juga  Perusahaan Pinjol RI Disuntik Dana Investor Asing
New Normal

New Normal Dilaksanakan Juni, Ini Alasannya

harga kurs Rupiah

Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 18 Mei 2020