in

Pengertian New Normal dari Pemerintah

New Normal
Photo by Gede Suhendra on Unsplash

New Normal adalah salah satu frase yang sering dibicarakan selama pandemi Corona ini. Lalu apakah pengertian dari New Normal itu sendiri?

Pengertian New Normal

Dilansir dari Kompas, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyatakan bahwa New Normal adalah perubahan budaya dalam masyarakat.

Dalam New Normal ini, nantinya masyarakat diharapkan untuk terus berperilaku hidup sehat seperti yang telah dianjurkan sebelumnya.

Klarifikasi ini adalah tanggapan dari pemerintah akan kegelisahan banyak pihak, lebih lagi tenaga kesehatan, akan rencana yang akan dilaksanakan Juni nanti.

Yuri menyatakan bahwa pengertian New Normal adalah perubahan budaya. Masyarakat diharapkan selalu menerapkan pola hidup sehat yang selama ini dilakukan selama pandemi Corona.

Selain itu, Yuri menyatakan bahwa New Normal ini juga akan mengubah bagaimana paradigma pelayanan sektor kesehatan di masa mendatang.

Di masa depan, layanan kesehatan akan difokuskan untuk dilakukan secara online. Tatap muka akan ditentukan waktunya sesuai dengan kebutuhan pasien itu sendiri.

Akan tetapi, layanan online ini tidak diharuskan. Hal tersebut tergantung akan situasi dan kondisi dari pasien tersebut.

Baca Juga  Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 11 Mei 2020

Yuri berkata bahwa walaupun sudah ada New Normal ini, Presiden Indonesia belum memberikan instruksi untuk melonggarkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Istilah New Normal ini digaungkan oleh Pemerintah Indonesia disaat masyarakat diminta untuk hidup damai dan berdampingan bersama virus ini.

Akan tetapi, ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadhillah menyatakan bahwa skenario ini memiliki potensi untuk meningkatkan jumlah kasus Corona di Indonesia.

Dengan meningkatnya kasus tersebut, efek yang paling besar akan dirasakan oleh tenaga medis, terutama untuk para perawat.

Harif menyatakan bahwa akan ada prediksi lonjakan kasus virus Corona dan yang menjadi ujung tombak adalah aklangan perawat.

Kegelisahan tersebut memang wajar. Hal ini dikarenakan tenaga medis adalah kalangan yang mudah untuk terpapar penyebaran virus Corona ini.

Sebagai info dilansir dari worldometers, jumlah kasus virus Corona di Indonesia per Rabu (20/5) sudah mencapai 16.496 kasus. Jumlah pasien yang meninggal ada sebanyak 1.221 orang dan yang sudah sembuh ada sebanyak 4.467 orang.

Baca Juga  Bursa Asia Mayoritas Menguat Karena Wall Street
THR Lebaran Dipotong karena Utang, Bolehkah?

THR Lebaran Dipotong karena Utang, Bolehkah?

harga kurs Rupiah

Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 20 Mei 2020