in

Perusahaan di Sumbar Dilaporkan Karena Tidak Bayar THR

tidak bayar thr
Gambar oleh EmAji dari Pixabay

Tujuh perusahaan di Sumatera Barat (Sumbar) dilaporkan ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans). Hal ini dikarenakan perusahaan tidak bayar THR.

kabar akan perusahaan yang tidak bayar THR ini juga sudah dibenarkan oleh Kepala Hubungan Industrial dan Pengawasan Disnakertrans Sumbar Prita Wardhani.

Perusahaan Dilaporkan karena Tidak Bayar THR

Dilansir dari CNNIndonesia, tujuh perusahaan tersebut berasal dari berbagai sektor industri. Sektor tersebut antara lain adalah perhotelan, outsourcing, dan rumah sakit.

Jumlah pekerja di tiap perusahaan yang tidak mendapatkan THR juga tidak sedikit. Ada setidaknya 30 karyawan dari tiap perusahaan tersebut.

Akan tetapi, Disnakertrans masih akan mencoba untuk melakukan tindak lanjut akan laporan ini. Disnakertrans berusaha untuk menghubungi pemilik perushaan dan meminta kewajiban tersebut segera dilakukan.

Jika hal tersebut tidak diindahkan oleh pemilik perushaan, Disnakertrans akan berusaha untuk memanggil perwakilan dari perusahaan tersebut.

Bahkan bukan tidak mungkin untuk Disnakertrans mengunjungi langsung dan berbicara langsung dengan pemilik perusahaan.

Prita menyatakan bahwa sudah seharusnya THR tersebut dibayarkan oleh perusahaan. Lebih lagi perusahaan tersebut sudah diberikan keringan oleh pemerintah.

Baca Juga  Emiten Saham Melonjak Efek Cairnya THR

Keringan yang diberi pemerintah antara lain adalah penundaan untuk pembayaran BPJS, keringanan dalam membayar pajak, dan restrukturisasi kredit.

Opsi lain yang bisa dilakukan oeh perusahaan adalah menunda THR atau membayar THR dengan cara dicicil.

Hal tersebut bisa dilakukan asalkan ada kesepakatan dengan pekerja. Hal itu sudah diatur dalam  Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2020.

Dalam aturan tersebut, jika perusahaan tidak membayarkan THRnya sama sekali, izin usaha tersebut bisa saja ditangguhkan, atau bahkan dicabut.

Oleh karena itu, Prita menyatakan bahwa perusahaan harus mencari cara untuk membayarkan THR tersebut.

Prita juga menyatakan bahwa pekerja bisa melaporkan ke Disnakertrans Sumbar jika sampai lebaran THR belum diberikan. Posko pengaduan tersebut akan terus dibuka hingga tanggal 3 Juni nanti.

Prita menyatakan bahwa mungkin jumlah laporan akan terus meningkat hingga 3 Juni nanti.

Menurut data yang dirilis Disnakertrans Sumbar, ada sekitar 3.800 perusahaan kecil dan menengah yang ada di Sumatera Barat.

3 Fitur Anyar Instagram, Manfaatnya untuk Pebisnis Online

3 Fitur Anyar Instagram, Manfaatnya untuk Pebisnis Online

harga kurs Rupiah

Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 21 Mei 2020