in

Bursa Asia Merosot Akibat Ancaman Trump

bursa asia merosot
Photo by Annie Spratt on Unsplash

Bursa Asia merosot lagi di perdagangan hari ini, Rabu (27/5). Menurunnya bursa Asia ini disinyalir karena adanya ancaman Trump terhadap undang-undang China.

Undang-undang dibuat oleh negeri Tirai Bambu tersebut karena adanya konflik yang sering terjadi di Hong Kong.

Hal ini membuat Amerika Serikat (AS) mempertimbangkan untuk memberikan sanksi kepada perusahaan China yang ada di bursa AS.

Selain itu AS juga berpikiran untuk memberikan sanksi kepada pejabat China karena adanya situasi yang tidak kondusif di Hong Kong.

Dilansir dari CNBCIndonesia, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, Robert O’Brien, menyatakan bahwa AS bisa saja akan menjatuhi sanksi kepada China.

Kemungkinan tersebut dinilai akan semakin besar jika China tetap bersikeras untuk menerapkan undang-undang nasiona terhadap Hong Kong.

Jika undang-undang tersebut diterapkan, China akan memiliki kontrol yang lebih besar dari sebelumnya terhadap Hong Kong yang bersifat otonom.

hal tersebut menjadi salah satu faktor mengapa mayoritas bursa Asia merosot pada perdagangan hari ini.

Bursa Asia Kembali Merosot

Bursa Saham China, Shanghai Stock Exchange (SSE) harus mengalami penurunan nilai sebanyak 0,23 persen karena adanya kabar tersebut.

Baca Juga  Juli 2020 Pasar Saham Berpotensi Meningkat

Hal yang sama juga dirasakan oleh bursa saham Hong Kong, Hang Seng. Indeks Hang Seng harus mengalami depresiasi sebesar 0,58 persen.

Salah satu faktor yang membuat nilai Hang Seng menurun adalah ketidak kemampuan Pemimpin Eksekutif Hong Kong Carrie Lam untuk menenangkan rakyatnya.

Carrie menyatakan bahwa rakyat Hong Kong tidak perlu khawatir akan undang-undang yang akan dibuat oleh China tersebut.

Undang-undang tersebut dinilai Carrie tidak akan mengganggu demokrasi dan kebebasan berpendapat rakya Hong Kong.

Indeks saham negara Asia Timur lainnya juga mengalami depresiasi. Indeks KOSPI Korea Selatan harus turun sebanyak 0,13 persen dan indeks Nikkei jepang harus tergelincir sebanyak 0,02 persen.

Indeks Singapura juga merasakan hal yang senada di perdagangan hari ini. Indeks STI Singapura harus mengalami penurunan sebanyak 0,36 persen.

Menurunnya indeks Singapura ini dikarenakan adanya data bahwa Produk DOmestik Bruto (PDB) Singapura yang akan mengalami penurunan hingga 7 persen pada tahun ini.

ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan pada pukul 10.00 WIB tadi. IHSG mengalami penurunan nilai sebanyak 0,08 persen dan bertengger di posisi 4.622,954.

Baca Juga  IHSG Diramalkan Menghijau, Efek Skenario New Normal
beli rumah saat corona

Beli Rumah Saat Corona Dinilai Lebih Mudah

harga emas antam turun

Waduh, Harga Emas Antam Turun Lagi!