in

AirAsia Rumahkan Karyawan Selama Pandemi

airasia rumahkan karyawan
Gambar oleh Arivaran dari Pixabay

AirAsia rumahkan sebagian karyawan selama masa pandemi COVID-19. Akan tetapi, karyawan tersebut sedang menjalani reorientasi dengan pelatihan di online di rumah.

Hal tersebut dijelaskan oleh AirAsia setelah munculnya data keterbukaan informasi yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

 

AirAsia Rumahkan Karyawan

Dalam data keterbukaan informasi tersebut, BEI menyatakan bahwa ada sekitar 873 karyawan Air Asia yang harus dirumahkan.

Dilansir dari Kompas, Corporate Secretary PT AirAsia Indonesia Indah Permatasari Saugi menyatakan bahwa karyawan operasioanal dapat ditugaskan sewaktu-waktu.

Hal tersebut akan dilakukan untuk memenuhi pelayanan penerbangan charter dan penerbangan kargo barang untuk menanggulangi efek pandemi COVID-19.

Indah juga menyatakan bahwa reorientasi yang dilakukan memiliki tujuan untuk memberikan bantuan kepada sektor customer happiness (layanan pelanggan) selama melakukan layanan operasional penerbangan.

Reorientasi juga dilakukan oleh AirAsia sembari menunggu dibukanya kembali layanan penerbangan di Indonesia yang sempat dibekukan sementara sejak 1 April 2020 yang lalu.

Untuk tambahan informasi, AirAsia sudah mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 1.645 orang.

Baca Juga  Waduh, Emiten Saham Hanya Kuat Sampai Juni

Dalam informasi yang diterbitkan oleh BEI tersebut, ada sekitar 328 karyawan dari AirAsia yang terkena pemotongan gaji karena efek virus Corona.

Di sisi lain, jumlah karyawan yang harus terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) ada 9 karyawan sejak Januari 2020 alu.

Indah menyatakan bahwa 328 karyawan yang harus terkena pemetongan gaji juga mengalami pemotongan waktu kerja sebanyak 10 hingga 50 persen.

Jumlah waktu yang dipotong sesuai dengan tingkat senioritas yang ada di manajemen AirAsia.

Indah menambahkan, status kepegawaian tenaga kerja juga masih sama seperti dulu, kecuali untuk 9 orang yang harus terkena PHK.

AirAsia Indonesia sudah siap untuk melakukan berbagai macam inisiati untuk memastikan pengoperasian penerbangan kembali berjalan dengan baik setelah beku selama 2 bulan.

Inisiatif tersebut dilakukan agar agility AirAsia dalam mengahadapi pandemi COVID-19 menjadi makin baik. Lebih lagi jika ada perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai daerah di Indonesia.

likuiditas perbankan rupiah kembali restrukturisasi kredit landai

Likuiditas Perbankan Ditambah Oleh BI

investasi bodong

Investasi Bodong, Masyarakat Indonesia Rugi Banyak