in

Bank Mandiri Adaptasi Menuju New Normal

bank mandiri adaptasi reksa dana
Gambar oleh BrandEPS

Seiring akan terjadinya fase New Normal di Indonesia, PT Bank Mandiri sudah mulai adaptasi agar bisa beroperasi dengan optimal.

Dilansir dari CNNIndonesia, Direktur Utama PT Bank Mandiri Royke Tumilaar menyatakan bahwa Bank Mandiri sudah melakukan persiapan sejak bulan April lalu.

Adaptasi Bank Mandiri

Royke menambahkan bahwa Bank Mandiri juga sudah menerapkan beberapa langkah pencegaham agar tidak terjadi penularan antara nasabah dan karyawan.

Hal ini dapat dilihat sejak dilaksanakannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam masa PSBB tersebut hanya ada sekitar 60 persen dari total kantor cabang Bank Mandiri yang beroperasi di tengah pandemi.

Hal tersebut dilakukan untuk menjamin keamanan antara karyawan dan nasabah bank tersebut.

Bahkan saat ini sudah disediakan kaca akrilik di area karyawan agar social distancing atau jaga jarak tetap dilakuakn.

Royke mengatakan bahwa Bank Mandiri juga sudah melakukan restrukturisasi terhadap nasabah yang terkena dampak dari virus Corona.

Jumlah nasabah yang dikenakan restrukturisasi jumlahnya sudah hampir mendekati 1 juta nasabah.

Baca Juga  Dampak Berbagi Beban Pembiayaan Corona, Apa Saja?

Selain sektor nasabah, Royke menambahkan bahwa masih banyak sektor lain yang harus direstrukturisasi.

Royke berkata bahwa perubahan akan terus dilakukan agar bisa bertahan hidup di tengah pandemi Corona ini.

Menurut Royke, Bank Mandiri akan beroperasi secara optimal pada 13 hingga 20 Juli yang akan datang.

Pada saat itu, Bank Mandiri akan beroperasi dengan menggunakan protokol-protokol yang baru.

Penerapan protokol tersebut akan dilakukan secara bertahap mulai 25 Mei lalu.

Pada saat itu, 50 persen dari total karyawan mulai kembali lagi bekerja di kantor cabang Bank Mandiri.

Hal yang sama juga terjadi pada tanggal 26 Mei dimana sekitar 60 persen dari total kantor cabang Bank Mandiri mulai beroperasi kembali.

Bank Mandiri juga sudah mulai menentukan target-target lain agar bisa berjalan secara optimal di New Normal.

target tersebut adalah waktu operasi kantor cabang yang normal di seluruh kantor cabang, penggunaan Electronic Data Capture (EDC), dan jumlah karyawan yang bekerja di kantor mencapai 95 persen.

Baca Juga  Bursa Saham Asia Tergelincir Lagi
Wah, THR Lebaran Bisa Tertunda Sampai Akhir Tahun 2020

Investasi Jangka Panjang, Masa Depan Lebih Cerah

harga kebutuhan industri diturunkan

Harga Kebutuhan Industri Diturunkan, Minta Pengusaha