in

Emas Antam Kembali Melesat, Efek Demonstrasi AS

prediksi emas antam kembali melesat global
Gambar oleh erik_stein dari Pixabay

Pada perdagangan hari ini, Selasa (2/6) harga emas yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melesat.

Emas Antam Kembali Melesat

Harga emas Antam mengalami peningkatan sebanyak 0,70 persen atau sebanyak Rp6.000.

Hal ini membuat emas Antam dibanderol dengan harga sebesar Rp862.120 per gram.

Pada perdagangan hari Sabtu lalu, harga emas juga telah meningkat sebanyak 0,12 persen atau sebanyak Rp1.000.

Dilansir dari CNBCIndonesia, harga emas dengan ukuran 100 gram juga mengalami peningkatan sebanyak 0,70 persen.

Harga emas batangan 100 gram ini dibanderol dengan harga Rp86,212 juta dari harga pada perdagangan Sabtu lalu sebesar Rp85,612 per batang.

Emas dengan ukuran 100 gram adalah emas yang sering digunakan sebagai acuan transaksi emas secara umum.

Harga emas khusus Antam dengan ukuran 1 gram juga mengalami peningkatan sebanyak 1 persen atau Rp6.000.

Saat ini, harga emas khusus Antam adalah Rp920.000 per gram.

Harga buyback emas Antam juga kembali melesat pada perdagangan hari ini.

Harga buybacak emas Antam mengalami peningkatan sebanyak 0,98 persen atau sebanyak Rp8.000.

Baca Juga  Skandal Wirecard, Skandal Miliaran Euro

Hal ini membuat harga buyback emas Antam menjadi sebear Rp823.000 per gram.

Harga buyback adalah harga yang harus dibayarkan oleh Antam ketika pemilik emas menjual emas tersebut.

Naiknya harga emas Antam ini senada dengan naiknya harga emas global di perdagangan pasar spot.

Pada dini hari tadi, harga emas global di perdagangan pasar spot mengalami peningatan sebanyak 0,79 persen atau sebanyak US$13,7.

Saat ini emas global dibanderol dengan harga US$1.740,00 per troy ons.

Salah satu faktor yang membuat harga emas meningkat adalah hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan China yang makin tidak stabil.

Selain itu, terjadinya demonstrasi besar-besaran di atas ternyta juga mempengaruhi pergerakan harga emas.

Dengan adanya demonstrasi besar-besaran ini, banyak pakar ekonomi yang makin khawatir akan terjadinya geombang dua kasus virus Corona.

Hal ini membuat banyak investor yang kembali untuk berinvestasi di investasi safe haven atau investasi dengan tingkat risiko rendah.

Hal ini membuat harga emas dunia kembali mengalami peningkatan.

Baca Juga  Situasi Ekonomi Up and Down: Pilih Investasi Dolar AS atau Emas?
saham properti indonesia

Saham Properti Indonesia Meningkat Tajam

Daftar Nominal THR Lebaran Tahun 2020 untuk Non-PNS

Sosok Investor Pertumbuhan yang Patut Diketahui