in

Lelang Surat Utang Negara, Pasar Cetak Rekor

Lelang Surat Utang Negara
Gambar oleh febriamar dari Pixabay

Pemerintah Indonesia sedang melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) sebanyak tujuh seri. Hal ini dilakukan agar target pembiayaan APBN bisa dipenuhi.

Dilansir dari CNBCIndonesia, target pada lelang yang dilakukan hari ini adalah sebesar RP20 triliun. Target maksimal yang diharapkan adalah Rp40 triliun.

Permintaan yang masuk dalam lelang Surat Utang Negara ini mencapai Rp105,27 triliun.

Pemerintah Indonesia berhasil memenangkan lelang tersebut dengan nilai sebesar Rp24,35 triliun.

Dalam lelang yang dilakukan pada hari Selasa (2/6) kemarin, Bank Indonesia (BI) melakukan pembelian secara langsung di pasar primer.

Harga yang harus dibayar oleh BI pada lelang tersebut adalah Rp2,09 triliun.

Menurut Gubernur BI Perry Warjiryo, jumlah lelang yang dibeli BI di lelang perdana semakin kecil.

Jika BI memiliki tingkat pembelian yang rendah di pasar perdana, investor sudah makin percaya dengan pasar Indonesia.

Menurut Perry hal tersebut dapat dilihat dari bid pasar yang masuk menjadi makin tinggi.

Hal ini membuat lelang yang dimenangkan pasar pun juga makin besar dan membuat yield menjadi turun.

Baca Juga  Reksa Dana Saham Untung Besar Karena IHSG Meroket

Dengan adanya hal tersebut nilai yang dibeli BI juga menjadi makin kecil.

Sebagai informasi, semakin tinggi permintaan lelang menandakan bahwa minat investor terhadap obligasi yang dikeluarkan pemerintah makin tinggi.

Hal ini dapat dilihat juga dari terjadinya oversubscribed atau kelebihan tingkat peminatan yang terjadi sebanyak 5,2 kali.

Lelang SUN ini juga berhasil mencetak rekor baru sejak 18 Februari 2020 yang lalu.

Jika dilihat dari data year to date, jumlah permintaan yang masuk mencapai nilai Rp127,12 triliun.

Seri acuan yang paling banyak dilirik oleh investor adalah seri acuan yang memiliki tenor pendek.

Sebagai rincian, seri FR0082 tenor 10 tahun berhasil mencapai nilai Rp44,843 triliun.

Sedangkan untuk seri FR0081 tenor 5 tahun  berhasil mencpai nilai Rp25,150 triliun.

efek demonstrasi AS

Efek Demonstrasi AS terhadap Pasar Modal

kerja sama bidang kesehatan

Kerja Sama Bidang Kesehatan Ingin Diperkuat Indonesia