in

IHSG Berhasil Menguat Tanpa Halangan Pagi Ini

ihsg berhasil menguat
Photo by Mark Finn on Unsplash

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat tanpa halangan pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (9/6).

IHSG Berhasil Menguat Tanpa Halangan

Dilansir dari CNBCIndonesia, pada pembukaan perdagangan hari ini IHSG dibuka di zona hijau dengan jumlah penguatan sebesar 0,33 persen dan bertengger di posisi 5.078,27.

5 menit kemudian, IHSG berhasil mengalami penguatan yang cukup tajam sejumlah 1,27 persen dan duduk manis di level 5.135,04.

Walaupun IHSG terus mengalami penguatan, investor asing masih melakukan aksi jual bersih atau net sell.

Dicatat, net sell yang dilakukan asing sudah mencpai nilai Rp111 miliar di pasar reguler pada pagi ini.

Akan tetapi, jumlah transaksi yang terjadi juga memiliki jumlah yang cukup besar yaitu mencapai nilai Rp2,04 triliun.

Investor menilai cadangan devisa Indonesia pada bulan Mei 2020 masih bagus.

Hal ini dikarenakan cadangan devisa Indonesia masih ada sejumlah US$130,5 miliar.

Jumlah tersebut meningkat sebanyak US$2,7 miliar dibandingkan jumlah pada bulan April yang sejumlah US$127,9 miliar.

Dengan adanya cadangan devisa ini, konsistensi menguatnya pasar Indonesia berhasil dijaga.

Baca Juga  Sekarang Surat Utang Dapat Dibeli Di Pasar Perdana

Semakin menguatnya pasar, topangan untuk menjaga penguatan tersebut juga dibutuhkan karena penguatan ini dinilai masih rapuh.

Penguatan IHSG ini juga sejalan dengan menguatnya bursa saham di kawasan Asia.

Hampir semua bursa saham di kawasan Asia berhasil memperoleh penguatan pada perdagangan hari ini.

Hang Seng Index milik Hong Kong baerhasil memperoleh penguatan sebesar 1,24 persen.

Penguatan juga terjadi kepada bursa saham STI Singapore yang terbang sebanyak 1,07 persen.

Akan tetapi, hal yang sama tidak bisa dirasakan oleh indeks Jepang, Nikkei.

Hari ini, Nikkei harus mengalami depresiasi sejumlah 0,52 persen.

Bursa Saham AS, Wall Street juga terus mengalami apresiasi pada penutupan perdagangan dini hari tadi.

Dow Jones Industrial Averages (DJIA) berhasil mengalami penguatan sejumlah 1,70 persen.

Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite berhasil menguat masing-masing sejumlah 1,20 persen dan 1,13 persen.

Sejak terjadinya pandemi Corona, indeks Nasdaq Composite sudah berhasil naik sebanyak 44,7 persen dari titik terendahnya sehingga menjadi bullish.

Bullish sendiri adalah suatu keadaan di mana indeks berhasil menembus level tertinggi titik sebelumnya.

Baca Juga  IHSG Tidak Stabil Karena Volatilitas Tinggi
resesi ekonomi berakhir 2020 ancur prediksi ekonomi ri

Resesi Ekonomi Global Dirpoyeksikan Oleh Bank Dunia

harga kurs Rupiah

Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 9 Juni 2020