in

New Normal, Penumpang Pesawat Meningkat Tajam

penumpang pesawat meningkat tajam
Photo by Erik Odiin on Unsplash

Jumlah penumpang pesawat meningkat tajam selama masa New Normal ini menurut data yang dirilis oleh PT Angkasa Pura II (Persero).

Hal tersebut juga disampaikan oleh Presiden Direktur PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin yang dilansir dari CNNIndonesia

Menurutnya, di masa adaptasi New Normal yang sudah dimulai sejak 8 Juni yang lalu, jumlah penumpang penerbangan domestik dan internasional mulai meningkat.

Penumpang Pesawat Meningkat Tajam

Awaluddin menyatakan bahwa dari 19 bandara yang tengah dikelola oleh PT Angkasa Pura II, pada tanggal 8 dan 9 Juni jumlah penumpang setiap harinya adalah 7.000 penumpang.

Akan tetapi, pada tanggal 10 Juni jumlah penumpang mengalami peningkatan hingga 100 persen, yaitu sebanyak 14.700 penumpang.

Pada tanggal tersebut, jumlah penumpang yang ada di bandara Soekarno-Hatta mencapai 6.038 penumpang.

Jumlah penumpang pesawat perlahan-lahan sudah mulai meningkat dan stakeholder bandara akan menjalankan prosedur kesehatan dengan ketat.

Awaluddin menyatakan bahwa beberapa maskapai sudah kembali terbang. Maskapai tersebut antara lain adalah Citilink, Lion Air, dan Garuda Indonesia.

Baca Juga  Harga Emas Naik Turun, AS-China Penyebabnya

Menurutnya, maskapai lain seperti AirAsia akan kembali terbang pada tanggal 19 Juni yang akan datang.

Awaluddin berkata bahwa jumlah penumpang memang jauh lebih sedikit daripada saat normal, akan tetapi kondisi ini menunjukkan bahwa penumpang sudah bergairah kembali.

Angkutan kargo juga mengalami peningkatan di tengah masa New Normal ini.

Jumlah angka kargo tertinggi juga tercatat pada tanggal 10 Juni lalu di mana angkutar kargo mencapai 1,65 juta ton.

Jumlah angkutan kargo yang tercatat di Soekarno-Hatta sendiri mencapai 1,2 juta ton.

Awaluddin menjelaskan bahwa angkutan kargo adalah yang paling terjaga jumlah penerbangannya selama pandemi COVID-19.

Semua bandara di bawah naungan PT Angkasa Pura II juga memberikan fokus yang lebih untuk menangani kargo tersebut.

Sebagai informasi, penumpang pesawat harus menyiapkan berbagai dokumen sebelum terbang sesuai dengan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nomor 07/2020.

Dokumen yang harus dilengkapi adalajh surat keterangan uji tes PCR dengan hasil yang negatif dengan masa berlaku 7 hari saat keberangkatan.

Baca Juga  Kalah Pemilu, Berapa Miliar Saham yang Dijual Sandiaga Untuk Kampanye?

Penumpang juga bisa menggunakan surat keterangan uji Rapid Test dengan hasil yang negatif dengan masa berlaku 3 hari saat keberangkatan.

Jumlah penumpang yang ada di pesawat juga ditingkatkan hingga 70 persen dari yang sebelumnya 50 persen.

hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Dirjen Perhubungan Udara Nomor 13/2020.

ihsg berhasil menguat

IHSG Melemah Akibat Suku Bunga 0 Persen The Fed

ori 017

ORI 017 Akan Dirilis Senin Depan, Kupon 6,4 Persen