in

New Normal, Optimis Hotel dan Restoran Ramai

hotel dan restoran ramai
Gambar oleh davidlee770924 dari Pixabay

Di saat New Normal, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) optimis bahwa hotel dan restoran akan ramai karena beberapa alasan.

Dilansir dari CNNIndonesia, Ketua Harian PHRI Banten Ashok Kumar menyatakan bahwa hal tersebut karena adanya kesiapan pengelola dalam menyongsong new normal.

Ashok menyatakan bahwa pengusaha hotel dan restoran akan menggunakan sistem smart living yang sejalan dengan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Ia menegaskan bahwa smart living akan mengedepankan health (kesehatan) daripada wealth (kekayaan).

Ashok juga menyatakan bahwa dengan adanya branding yang baik, maka income bisa meningkat secara perlahan-lahan.

Untuk melawan pandemi COVID-19, PHRI juga sudah mengeluarkan standar operasional (SOP) khusus untuk hotel dan restoran.

SOP tersebut akan dijadikan acuan untuk mengelola manajemen hotel dan restoran di masa pandemi COVID-19 ini secara umum.

Sebagai contoh, kamar hotel harus didesinfektan terlebih dahulu sebelum ditempati oleh tamu. Jika tamu menginap lebih dari satu hari, kamar akan tetap dibersihkan dan tamu akan dipindah ke kamar baru untuk sementara.

Baca Juga  Wall Street Menguat, Efek New Normal

Optimisme Hotel dan Restoran Ramai

Ashok yakin bahwa jumlah tamu hotel dan restoran akan meningkat di semester II 2020. Akan tetapi, Ia tidak yakin berapa persen tingkat pertumbuhannya.

Ashok berharap pertumbuhannya tidak minus karena banyaknya hotel dan restoran yang harus mengalami kerugian di tengah pandemi Corona.

Selain itu, banyak karyawan hotel dan restoran yang harus dirumahkan demi efisiensi dana.

Ashok juga menambahkan bahwa akan ada beberapa biaya tambahan yang harus dilakukan selama masa new normal ini.

Sebagai contoh, biaya untuk membeli ultraviolet sanitizer box yang dilakukan Novotel Tangerang.

Selain itu, barang esensial yang harus dibeli adalah automatic thermal scanner, hand sanitizer, flexi glass, face shield, sarung tangan, dan lain sebagainya.

Jika pengunjung melakukan acara meeting di hotel tersebut, rapid test akan dilaksanakan.

Ashok menuturkan bahwa hal tersebut sangat penting agar pengunjung tidak merasa takut untuk pergi ke hotel dan restoran dan bisa meningkatkan jumlah pengunjung hotel dan restoran.

 

Pelajaran dari Kasus Geprek Bensu, Pentingnya Melindungi Merek Dagang

Pelajaran dari Kasus Geprek Bensu, Pentingnya Melindungi Merek Dagang

target ekonomi 2021

Target Ekonomi 2021 Dinilai Tidak Realistis, Kata DPR