in

Perusahaan Boikot Iklan Facebook, Apa Saja?

perusahaan boikot iklan facebook
Photo by Kon Karampelas on Unsplash

Beberapa perusahaan besar melakukan aksi boikot terhadap Facebook dengan cara tidak memasang iklan di platform social media tersebut.

Perusahaan tersebit melakukan aksi boikot sebagai aksi protes karena banyaknya postingan berbentuk ujaran kebencian yang tidak bisa diatasi oleh Facebook.

Daftar Perusahaan yang Boikot Iklan Facebook

Dikutip dari CNNIndonesia, ada sekitar 12 perusahaan yang melakukan boikot iklan di Facebook. Perusahaan tersebut antara lain adalah Unilever, Production House Magnolia Picture, The North Face, dan Coca Cola.

Selain itu, perusahaan lain yang melakukan boikot adalah Arc’teryx, Ben & Jerry’s, Dashlane, Eddie Bauer, Eileen Fisher, REI, Patagonia, Upwork, dan Verizon.

Unilever, dalam penjelasan yang ditulis di situs resmi mereka, menyatakan bahwa mereka tidak akan beriklan di Facebook. Aksi ini dilakukan setidaknya hingga akhir tahun 2020.

Unilever menyatakan bahwa melanjutkan beriklan di Facebook dinilai tidak memberikan efek yang baik untuk masyarakat.

Dengan adanya lansekap kultur yang terus berkembang, perusahaan harus terus belajar, merespon, dan melakukan tindakan tegas. Hal ini dilakukan agar tercipta ekosistem digital yang nyaman dan aman, tutur Unilever.

Baca Juga  Gali Inspirasi dari Tiga Film tentang Kisah Nyata Para Wirausaha Sukses

Hal yang sama juga dilakukan perusahaan The North Face dalam postingannya di Twitter. Mereka juga akan melakukan boikot iklan terhadap social media lain yang dimiliki Facebook yaitu Twitter.

Dalam postingannya, The North Face mengatakan bahwa semua kegiatan dan iklan berbayar akan dihentikan The North Face sampai munculnya kebijakan Facebook yang baru.

The North Face menyatakan bahwa iklan akan terus dihentikan sampai konten rasis, kebencian, kekerasan, dan informasi palsu bisa ditanggulangi oleh perusahaan tersebut.

Dengan adanya hal ini, Vice President Global Business Group Facebook Carolyn Everson menyatakan bahwa Facebook menghormati keputusan yang dilakukan oleh perusahaan tersebut.

Everson mengatakan bahwa mereka menghormati keputusan tersebut. Facebook juga berusaha untuk menghilangkan berbagai ujaran kebencian dan berusaha untuk menampilkan informasi pengumutan suara yang baik.

Coca Cola akan melakukan penangguhan iklan di berbagai media sosial seperti Facebook dan Instagram setidaknya selama 30 hari. Padahal Coca Cola adalah salah satu perusahaan yang memiliki kekuatan dalam hal branding global.

Baca Juga  Wall Street membaik, IHSG Kemungkinan Bangkit
harga kurs Rupiah

Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 29 Juni 2020