in

2019 BNI Targetkan Rekening Baru Naik 2 Kali Lipat

BNI Targetkan Rekening baru

Pada tahun 2019 ini, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. menargetkan peningkatan rekening baru sebanyak 2 kali lipat. dapat menambah sekitar 5 juta rekening baru. Rekening ini di luar untuk keperluan penyaluran dana bantuan sosial pemerintah.

Hal tersebut disampaikan oleh General Manager Product Management Division BNI Donny Bima Herjuno mengatakan bahwa penambahan tersebut mencapai angka 5 juta rekening baru. Jumlah rekening BNI saat ini telah mencapai sekitar 26 juta akun, di luar rekening para penerima dana bantuan sosial.

“Pertumbuhan rekening baru akan menyumbang kenaikan simpanan nasabah sebesar 10% secara tahunan,” ujar Donny dikutip dari Binsnis.com

Tak hanya itu, BNI juga membidik penambahan jumlah kartu debit yang beredar sebanyak 100.000 keping hingga akhir tahun ini.

Dua langkah tersebut yaitu penambahan jumlah rekening baru dan penambahan kartu debit yang beredar. Diharapkan mampu  berkontribusi terhadap penghimpunan dana murah sebanyak Rp125 miliar hingga Rp130 miliar sepanjang tahun ini.

Adapun, sepanjang tahun 2018 lalu, BNI telah menghimpun dana pihak ketiga (DPK) senilai Rp578,7 triliun. Tumbuh 12,1% dibandingkan dengan capaian pada tahun sebelumnya.

Baca Juga  Deretan 15 BUMN Dengan Laba Terbesar, Siapakah Yang Menduduki Posisi Pertama?

“Strategi tabungan kami tahun ini tetap fokus pada peningkatan transaksi nasabah baik melalui e-banking dan kartu debit. Termasuk transaksi e-commerce yang akan meningkatkan saldo mengendap. Kami juga terus mengembangkan berbagai inovasi transaksi digital banking,” katanya.

Secara nasional, merujuk pada data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), jumlah rekening tabungan per Februari 2019 tercatat sebanyak 272,11 juta rekening dengan nilai Rp1.750,14 triliun. Jumlah rekening dalam satu bulan bertambah 1.002.017 rekening dari 217,11 juta rekening per Januari 2019, tetapi nilainya turun Rp14,76 triliun dari posisi pada bulan sebelumnya yang mencapai Rp1.764,90 triliun.

BNI Berburu Fintech

Selain 2 target tersebut, BNI juga akan berburu perusahaan – perusahaan pembiayaan berbasis teknologi atau sering disebut fintech. Namun sebagai modal awal, BNI akan membentuk perusahaan modal ventura.

Modal ventura itu sendiri adalah suatu investasi dalam bentuk pembiayaan berupa penyertaan modal ke dalam suatu perusahaan swasta sebagai pasangan usaha (investee company) untuk jangka waktu tertentu.

Dilansir dari Detik.com Direktur keuangan BNI, Anggoro Eko Cahyo mengatakan jika Perusahaan modal ventura sudah terbentuk, BNI akan menyiapkan dana untuk anak perusahaannya tersebut sekitar Rp 250 Miliar.

Baca Juga  Hebat! 6 Saham LQ45 Menghijau Disaat IHSG Keok

Baca juga: BNI Dompet Digital Milik BUMN, Berikut Beberapa Fakta LinkAja

 

Tinggalkan Balasan

5 Produk Tabungan Yang Populer Di Indonesia

Samsung Menunda Peluncuran Galaxy Fold

Samsung Menunda Peluncuran Galaxy Fold. Ada Masalah apa ya?