in

THR Akan Cair, Berikut Rinciannya!

Alokasi Dana THR

Tunjangan Hari Raya (THR) Pegawai Negeri Sipil (PNS) dipastikan akan cair pada 24 Mei 2019. Dasar hukum kebijakan THR PNS ini sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo.

THR yang akan diterima para PNS akan mengikuti peraturan gaji pokok yang berlaku saat ini.

Besaran THR yang diterima itu berbeda-beda tiap jabatan, golongan, dan masa kerja. Semua itu tergantung dari gaji pokok yang diterima oleh masing-masing PNS.

Jumlah THR yang diterima PNS

Seperti yang telah diketahui, pada awal April 2019 kemarin PNS resmi merasakan kenaikan gaji sebesar 5%. Kenaikan gaji itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji PNS.

Jika mengacu pada PP tersebut, sebagai contoh untuk golongan IIIa masa kerja 0 tahun yang biasanya merupakan jabatan untuk lulusan baru bagi sarjana, maka akan mendapat THR senilai gaji pokok yakni Rp 2.579.400.

Dikutip dari Detik,selain gaji pokok, sejumlah komponen lain  juga akan dimasukkan ke dalam THR.

Baca Juga  Harga Bitcoin Anjlog Hingga 9 Persen

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Mudzakir mengatakan komponen THR tahun ini diperkirakan sama dengan komponen THR tahun lalu.

Mulai dari tunjangan kinerja (tukin) yang besarannya berbeda-beda tergantung jabatan dan instansi. Kemudian tunjangan anak istri, tunjangan umum, tunjangan jabatan, dan tunjangan-tunjangan lainnya.

Sementara, bila merujuk pada THR tahun 2018 lalu, besaran THR yang diterima PNS sebesar satu kali gaji penuh atau take home pay. Dalam take home pay tersebut, ada berbagai tunjangan yang diberikan.

Baca juga: Tips Menguntungkan Investasi Bagi PNS

THR Swasta

Berbeda dengan THR PNS, perusahaan swasta dihimbau agar memberikan THR kepada pegawainya paling lambat satu minggu sebelum perayaan hari Raya Idul FItri. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakhri

“Iya (seminggu sebelum Lebaran), tapi belum (surat himbauannya). Nanti dalam waktu dekat,” ucapnya dikutip dari CNNIndonesia.

Himbauan tersebut sejatinya kerap dikeluarkan Kementerian Ketenagakerjaan setiap tahun. Biasanya, Menteri Ketenagakerjaan akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang berisi soal pembayaran THR Hari Keagamaan. SE tersebut tidak hanya ditembuskan kepada para perusahaan, tetapi juga gubernur, bupati, hingga wali kota se-Indonesia.

Baca Juga  Cara Menghabiskan THR Lebaran Ala Wanita

Pemberian THR biasanya diberikan kepada pegawai yang telah mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus atau lebih dan memiliki hubungan kerja degan pengusaha berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau waktu tertentu.

 

 

Tinggalkan Balasan

Berapa Banyak Uang yang Dihasilkan Per hari dalam Trading Saham?

Jenis bisnis yang bila dilakukan melalui Instagram

Yuk! Buat 5 Bisnis Tanpa Modal melalui Instagram