in

Maskapai Penerbangan Asing Diberikan Peluang Beroperasi, Akankah Jadi Solusi Untuk Tiket Mahal?

Maskpai penerbangan Asing diijinkan karena Tiket Mahal

Jokowi mengundang maskapai asing untuk beroperasi di Indonesia. Hal ini dirasakannya bisa mengatasi masalah tiket pesawat yang mahal.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengkaji wacana Presiden Joko Widodo tersebut. Hal ini menurutnya juga merupakan salah satu solusi mahalnya harga tiket pesawat. Terutama harga tiket pesawat yang dipasang oleh masakapai penerbangan dalam negeri dalam waktu belakangan ini.

Dilansir dari TribunMedan, kementarian dari pihak Budi mungkin akan merealisasikan wacana tersebut. “Ya ide Pak Presiden bagus sekali, kita akan mempelajari. Insya Allah itu bisa dilaksanakan,” ujar dia di Jakarta, Jumat (31/5) kemarin.

Baca juga: Omzet Mukena Mencapai 17,5 Miliar, Syahrini Disenggol Ditjen Pajak

Apakah ada syarat tertentu agar maskapai Asing boleh beroperasi?

Budi menegaskan jika maskapai Asing yang ingin beroperasi dan masuk pasar dalam negeri harus memiliki kantor yang beroperasi di Indonesia.
Disamping itu, ia juga menambahkan bahwa 51 persen saham dari perusahaan yang berdiri di Indonesia harus dimiliki negara.

Untuk syarat lainnya, yaitu asas cabotage yang berlaku untuk layanan transportasi udara. Yang mana artinya rute domestik harus dilayani oleh maskapai nasional.

Baca Juga  Dolar Meroket, BI Memastikan Kesiapan Likuiditas

Budi menuturkan, “Tentunya (perizinan operator penerbangan asing di dalam negeri) memperhatikan akses cabotage bahwa perusahaan asing itu harus memiliki perusahaan di sini di mana dimiliki oleh Indonesia 51 persen. Terus mengikuti syarat syarat yg lain.”

Tak perlu ada perubahan regulasi terkait perizinan ini, tegas Budi.
Ide jokowi ini dilontarkan melalui wawancara khusus dengan media swasta. Sebelumnya Jokowi juga pernah melontarka bahwa ia akan mengundang maskapai penerbangan Asing jika Garuda dan Lion Air tidak mampu menyediakan tiket pesawat yang lebih murah.

Baca juga: KPK Meminta BUMN Untuk Lebih Waspada Terhadap China

Jokowi beranggapan bahwa keberadaan maskapai luar negeri bisa memperkaya kompetisi pemain maskapai yang selama ini didominasi oleh dua grup maskpai domestik. Diantaranya yaitu Garuda Indonesia Group dan Lion Air Group.

Dengan demikian, sangat diharapkan permasalahan harga tiket pesawat yang mahal bisa teratasi. Problem yang tak kunjung selesai dan selalu dikeluhkan masyarakat tersebut bisa dirampungkan karena jumlah pemain layanan transportasi penerbangan yang semakin kaya.

Baca Juga  Cashback dari GrabRewards Semakin Turun, Apa Sebabnya?

Tinggalkan Balasan

tipe broker forex dalam trading forex

Berbagai Macam Tipe Broker di Forex Market

Telat Pajak

Sanksi Telat Bayar Pajak Dihapus Pemerintah? Begini Aturannya!