in

BEI: Bursa Libur Selama Lebaran

IHSG menguat

Hari raya lebaran, manajemen PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan libur perdagangan bursa. Hal ini ditetapkan dalam menyambut hari raya lebaran 2019 selama seminggu. Masa libur tersebut sama dengan masa cuti lebaran para Pegawai Negeri Sipi (PNS).

Dikutip dari Liputan6.com, jadwal libur bursa dalam rangka libur lebaran mulai tanggal 3 juni sampai 7 juni 2019. Seperti yang kita ketahui, pada tanggal 3,4, dan 7 Juni merupakan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah.

Pada tanggal 5 dan 6 Juni memperingati Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah. Jadi total libur lebaran sama dengan 5 hari bursa.

“Betul, tepatnya tanggal 3 sampai 7 Juni dan 5 sampai 6 Juni merupakan Idul Fitri. Senin sampai Jumat,” ujar Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi, saat dihubungi Liputan6.com lewat pesan singkat, Senin pekan ini.

Inarno juga menegaskan bahwa jadawal libur Lebaran perdagangan saham mengikuti penetapan jadwal kliring Bank Indonesia.

Sebagai tambahan, pemerintah juga sudah menetapkan cuti bersama Idul Fitri untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) di 2019. Presiden Joko Widodo juga telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 13 Tahun 2019 tentang Cuti Bersama Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 pada 27 Mei 2019.

Baca Juga  Agus Suparmanto, dari Santri, Pengusaha, Jadi Menteri Perdagangan

Baca juga: Maskapai Penerbangan Asing Diberikan Peluang Beroperasi, Akankah Jadi Solusi Untuk Tiket Mahal?

Siapa saja yang menyetujui Hari Libur Bursa?

Keputusan untuk meliburkan hari bursa ini tidak hanya hasil kesepakatan dari pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Ada pun hari libur ini juga mengacu pada Keputusan Bersama Menteri Agama, menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi Republik Indonesia Nomor 617 Tahun 2018, Nomor 262 Tahun 2018, dan Momor 16 Tahun 2018 tentang hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2019.

Kegiatan operasional apa saja yang dihentikan sesaat?

Kegiatan operasional yang ditiadakan mencakup; operasional sistem BI RTGS (Real Time Gross Sttlement), BI SSSS (Scripless Securities Sttlement System), BI ETP (Electronic Trading Platform). Kemudian Sistem Kliring Nasional BI (SKNBI), layanan kas, serta transaksi operasi moneter rupiah dan valas.

Baca juga: Omzet Mukena Mencapai 17,5 Miliar, Syahrini Disenggol Ditjen Pajak

Kapan perdagangan saham dibuka lagi ?

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa, Laksono Widodo menambahkan bahwa perdagangan saham akan dibuka kembali pada hari Senin tanggal 10 Juni 2019.

Baca Juga  2 Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Nilai Rupiah Hari ini

Tinggalkan Balasan

Tips meningkatkan kredibilitas produk olshop

3 Tips Meningkatkan Kredibilitas Produk Olshop

kesalahan

Beberapa Kesalahan Wanita dalam Mengatur Keuangannya