in

Bagaimana Kelanjutan Ratas Investasi dengan Jokowi?

Ratas Investasi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanyakan kembali mengenai rapat terbatas (ratas) tentang terobosan kebijakan investasi, ekspor, dan perpajakan. Rapat ini dilaksanakan setelah menyusun strategi KTT ASEAN dan KTT G20.

Sebagai pembukaan, Jokowi menyampaikan bahwa investasi dan ekspor menjadi kunci untuk menyelesaikan masalah defisit transaksi berjalan maupun neraca perdagangan.

Baca juga: Panasnya Imbas Perang Dagang AS dengan China

Ratas sudah dilakukan sebanyak 6 kali

Dilansir dari detikfinance, pada saat ratas di Kantor Presiden, Rabu (19/6) lalu, Jokowi membuka rapat dengan nada bicara yang lebih tinggi dari biasanya. Dikarenakan ratas kali ini merupakan yang ke-enam kalinya.

“Ini adalah ratas yang ke-enam, mohon digarisbawahi. Ini adalah ratas keenam, yang terkait keinginan saya di awal untuk terobosan kebijakan di bidang investasi, ekspor, dan perpajakan,” jelas Jokowi.

Jokowi sangat berharap pada para menteri kabinet untuk segera memberikan kebijakan yang mampu meningkatkan investasi dan ekspor. Ia terus meminta para menteri kabinet agar terus berinovasi agar ratas kali ini bisa menghasilkan kebijakan yang konkret mengenai investasi, ekspor, dan perpajakan.

Baca Juga  Trik Jitu Investasi Melawan Resesi Ekonomi Part 2

“Saya kira saya sudah berkali-kali juga menyampaikan ekspor, investasi adalah kunci utama kita dalam menyelesaikan neraca perdagangan, defisit neraca transaksi berjalan,” jelas dia.

Besar harapan Jokowi agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar konkret dan betul-betul dieksekusi. Karena hasil yang didapat berasal dari kesulitan-kesulitan yang didengar dari apa yang dialami oleh pelaku.

Baca juga: Ada Apa dengan Saham MNC? Kok Anjlok?!

Apa yang terjadi selama sidang?

Jokowi kerap kali mengulang mengenai pentingnya ekspor dan investasi dalam penyelesaian defisit neraca perdagangan serta defisit neraca berjalan kepada para pembantunya.

Dia juga memberikan ultimatum supaya ada kebijakan yang mampu memanfaatkan momentum dalam situasi perekonomian global.
Jokowi juga membeberkan masalah investasi yang tidak mengalami peningkatan signifikan. Ditambah dengan urusan perizinan yang pasalnya merepotkan investor untuk menanamkan modalnya.

Siapa saja yang hadir saat Ratas?

Turut hadir dalam ratas tersebut, antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Baca Juga  Faktor yang Mempengaruhi Nilai Tukar Mata Uang

Tinggalkan Balasan

Situs lowongan kerja terbaik

10+ Situs Lowongan Kerja Terbaik di Indonesia (Part 1)

keuangan pernikahan

Tips Megoptimalkan Keuangan Untuk Acara Pernikahan ( Part 2)