in

Wow! Rupiah Menguat di Asia

5 Hal yang harus diperhatikan sebelum Investasi Mata uang asing

Piter Abdullah, Direktur Riset Center of Reforms on Economics (CORE) menyatakan bahwa  nilai rupiah menguat pagi tadi disebabkan oleh kebijakan yang ditempuh oleh Bank Indonesia (BI). Faktor global juga mendukung menguatnya rupiah.

Apa Penyebab Rupiah Menguat?

Dilansir dari detikFinance, Piter mengatakan,”Saya kira penyebab penguatan rupiah hari ini adalah kebijakan BI kemarin, sementara untuk faktor global tidak ada isu negatif terhadap rupiah.”

Pasar mengapresiasi positif kebijakan yang diberikan. Yaitu penurunan giro wajib minimum 50 basis poin (bps) jelas Piter lebih lanjut.

“Pasar mengapresiasi positif pilihan kebijakan BI, menahan suku bunga sementara untuk melonggarkan likuiditas dengan menurunkan GWM,” ungkap Piter.

Baca juga: Panasnya Imbas Perang Dagang AS dengan China

Dikutip dari data RTI Jumat (21/6/2019), pagi ini rupiah menjadi mata uang yang paling kuat menekan dolAR AS. Diketahui lompatan terjadi dari level Rp 14.140 ke level Rp 14.075. Dengan demikian rupiah menjadi mata uang paling kuat di Asia berdasarkan nilai tukar terhadap dolar AS.

Baca Juga  Naik Turun Tarif Go Jek, ini Faktanya!

Penguatan rupiah hari ini diketahuilebih tajam lagi pada Kamis (20/6) lalu. Dolar AS kemarin masih berada di level Rp 14.230.

Ternyata selain rupiah, ada beberapa mata uang lainnya yang menekan dolar AS paling dalam jumat pagi ini. Secara berturut-turut dolar Taiwan, baht Thailand, dolar New Zealand dan dolar Kanada. Adapun dolar AS sendiri hanya berhasil unggul terhadap won Korsel dan ringgit Malaysia.

Baca juga: Bagaimana Kelanjutan Ratas Investasi dengan Jokowi?

Nilai rupiah tercatat masih berwarna “hijau” hingga pukul 09.50 pagi tadi. Nilai rupiah ini dibandingkan dengan seluruh mata uang negara utama dunia. Rupiah paling kuat menekan won Korsel, ringgit Malaysia, peso Filipina, yuan China dan dolar AS.

Tinggalkan Balasan

Wujudkan Mimpi Anda melalui Investasi

jebakan dalam trading forex

4 Perangkap yang Harus Dihindari pada saat Trading Forex