in

Bagaimana Kabar Rupiah Setelah Pertemuan Jokowi – Prabowo?

5 Hal yang harus diperhatikan sebelum Investasi Mata uang asing

Pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto pada Sabtu (13/7) kemarin tampaknya memberikan imbas positif pada kondisi pasar saham dan nilai rupiah. Lantas, bagaimanakah kondisi rupiah yang sesunggunya setelah pertemuan Jokowi-Prabowo?

Rupiah dan IHSG diketahui kompak dibuka hijau dan menguat diantara saingannya pada Senin (15/7) pagi kemarin. Dikutip dari data RTI, saat itu rupiah menjadi mata uang terkuat menekan dolar AS. Rupiah berhasil menekan dolar AS hingga 71 poin (0,51%) di level Rp 13.936.

Selain itu, Senin (15/7) kemarin rupiah tercatat sebagai mata uang terkuat di seluruh mata uang negara utama dunia. Dikutip dari detikFinancial, tiga mata uang yang paling kuat ditekan rupiah hingga pukul 10.45 WIB adalah won Korsel, yen Jepang, dan ringgit Malaysia.

Saat itu tercatat dolar Australia dan dolar Selandia Baru berada tepat di bawah rupiah yang menekan rupiah paling dalam Senin (15/7) kemarin.

Penguatan rupiah pada Senin (15/7) kemarin tercatat sebagai yang paling tinggi sejak Februari 2019. Saat itu, dolar AS terperosok hingga level Rp 13.910-an.

Baca Juga  Di Hadapan Resesi Bagaimana Kekuatan Indonesia?

Baca juga: Sri Mulyani: Milenial, Ikuti Tips Ini Untuk Mengatur Keuangan

Lalu, bagaimana pergerakan rupiah pada hari ini?

Penguatan nilai rupiah terhadap dolar AS dipantau mengendur pada market Selasa (16/7) pagi ini. Pergerakan rupiah di pasar spot dibuka terapresiasi tipis 10 poin atau 0,07% di level Rp 13.910 per dolar AS.

Kemudian penguatannya dipantau menipis menjadi hanya 3 poin atau 0,02% ke level Rp 13.917 pada pukul 08.21 WIB hari ini jika dibandingkan dengan level penutupan sebelumnya.

Kira-kira apa penyebab rupiah menjadi perkasa di Asia?

Peneliti dari INDEF Bhima Yudhistira berasumsi bahwa dampak dari pertemuan antara Jokowi dengan Prabowo memang akan berpengaruh secara sementara kepada market. Rupiah dan IHSG akan sumringah ketiban untung secara temporer.

“Saya melihat efek nanti ke market ya apakah nilai tukar rupiah atau investasi saham ini dampaknya hanya temporer. Paling nggak berlangsung 3-4 hari pada waktu sesi perdagangan dibuka,” kata Bhima Sabtu (13/7) lalu.

Selain itu, dampak yang lebih panjang nanti bisa terlihat saat Jokowi mengumumkan susunan kabinet periode yang kedua. Menurutnya, hal ini merupakan saat-saat yang ditunggu oleh investor saat ini.

Baca Juga  Fitur Pelengkap Trading, Forex Signal

Baca juga: Hindari Utang Kartu Kredit Pada 4 Hal Ini!

Tinggalkan Balasan

Meningkatkan Keterlibatan Pelanggan Untuk Bisnis Anda

Keuntungan TradingFX Menggunakan MetaTrader 4

Keuntungan TradingFX Menggunakan MetaTrader 4