in

Yakin Mau Memulai Bisnis Waralaba? Pelajari Kerugiannya dulu

kerugian bisnis franchise

Bisnis franchise  atau waralaba adalah bisnis yang diminati banyak orang, terutama pemula yang ingin belajar berbisnis. Kenapa yang mengincar bisnis ini rata-rata adalah pemula? Salah satu alasannya adalah mudah dijalankan, tidak cuma itu, bisnis jenis ini juga lebih mudah dipromosikan karena rata-rata sudah ada banyak orang yang mendengarnya.

Secara umumnya, mungkin usaha franchise ini terlihat mudah. Tapi tunggu dulu, dalam dunia bisnis selalu ada potensi kerugian. Sebelum Anda memutuskan untuk memulai, pertimbangkan beberapa kerugian bisnis franchise  yang mungkin dialami oleh franchisee :

Baca juga: Ingin Memulai Bisnis Waralaba? Simak Keuntungannya!

1. Biaya awal

Biaya awal untuk franchise bisa sangat mahal, Anda mungkin perlu mengamankan pembiayaan untuk membeli bisnis tersebut. Namun semua itu tergantung pula pada sistemnya.

2. Biaya yang sedang berlangsung

Sebagian besar pemilik franchise akan meminta Anda membayar royalty yang sedang berlangsung dan / atau biaya iklan. Meskipun Anda akan mendapatkan dukungan dari sisi pemasaran, Anda akan berhutang persentase dari keuntungan kepada pemiliknya.

Baca Juga  5 Referensi Waralaba yang Patut Anda Coba

Baca juga: 8 Alasan Untuk Pertimbangkan Bisnis Frenchise

3. Kurang otonomi

Masuk dalam sistem franchise mengharuskan Anda untu menjalankan bisnis sesuai dengan pola yang sudah ditentukan oleh pemilik franchise dengan sedikit sekali celah untuk kepuasan bisnis di tingkat lokal.

Sitem tersebut dibutuhkan untuk memperoleh keseragaman dalam pelayanan kepada konsumen. Contonya saja Anda akan menemukan cita rasa yang sama saat Anda berkunjung ke KFC dimana pun franchise tersebut berdiri.

Jika Anda tergolong orang yang memiliki pemikiran independen tentang bisnis Anda sendiri, maka franchiseagaknya kurang cocok bagi Anda.

4. Harapan palsu

Mungkin Anda akan berpikir bahwa hanya dengan membeli sebuah franchise populer, Anda akan mendapatkan kesuksesan secara instan. Namun pada kenyataannya, franchise sama saja dengan bisnis lainnya. Dibutuhkan kerja keras dan pengorbanan untuk sampai pada puncak kesuksesan yang Anda harapkan.

5. Perjanjian kontraktual

Ketika Anda membeli franchise, Anda akan terikat pada perjanjian untuk jangka waktu tertentu, bisa saja selama 5 tahun hingga 20 tahun. Melanggar perjanjian tersebut tentu akan sangat mahal bayarannya.

Baca Juga  Mengamati Saham di Tengah Pandemi Corona

Bisnis franchise yang kelihatannya mudah, ternyata bisa mengandung risiko. Jika Anda benar-benar akan memulai, pastikan anda sudah mempelajari dan siap menerima jika kerugian bisnis franchise ini tiba-tiba muncul.

Tinggalkan Balasan

7 Tips untuk Pelajar Agar Menghemat Uang Saku (C) EDUCENTER

7 Tips untuk Pelajar Agar Menghemat Uang Saku

Gali Inspirasi dari Tiga Film tentang Kisah Nyata Para Wirausaha Sukses