in

Kesalahan-Kesalahan yang sering Terjadi dalam Bisnis Waralaba (Part 1)

kesalahan dalam bisnis franchise

Banyak yang berpendapat bahwa bisnis franchise atau waralaba banyak diminati orang karena mudah dijalankan. Padahal meskupun secara umum bisnis ini terlihat mudah, jika Anda pemula di bidang ini, Anda harus berhati-hati saat berinvestasi.

Terlebih lagi jika dana untuk investasi itu berasal dari dana pinjaman atau dana patungan yang kedepannya akan memiliki tanggung jawab lebih besar. Agar anda aman dari kesalahan- kesalahan dalam bisnis waralaba, berikut kami berikan ulasannya:

1. Menawarkan Konsep yang Belum Terbukti

Usaha franchise akan selalu terkait dengan kompleksitas sistem dan konsep yang ditawarkan. Untuk memiliki konsep atau sistem bisnis yang baik, pemilik franchise harus mengadakan trial atau uji coba sebelum usaha tersebut ditawarkan.

Menawarkan sebuah konsep yang belum terbukti, hanya akan mengundang permasalahan dan mengganggu kinerja dari mata rantai dari bisnis yang panjang. Untung menghindari hal tersebut, cobalah buat skema konsep usaha franchise dengan jelas, uji cobakan dalam beberapa waktu, dan kenali apakah konsep tersebut dapat bertahan dengan baik sebelum mengajak orang lain untuk ikut berinvestasi menndirikan usaha serupa.

Baca Juga  Viral Marketing, Langkah Baru untuk Bisnis Anda

Baca juga: Ingin Memulai Bisnis Waralaba? Simak Keuntungannya!

2. Meminjam Uang Tanpa Memikirkan Kemungkinan Untung Rugi Usaha

Terkadang dalam menjalankan sebuah bisnis franchise, memerlukan dana yang besar untuk perkembangan bisnisnya. Para pemilik usaha Franchise tidak seluruhnya memiliki dana dalam jumlah besar di dalam saku mereka. Kebanyakan mereka akan meminjam dana dari pihak tertentu maupun pihak lembaga keuangan. Tapi, yang ditakutkan adalah, saat terjadi peminjaman dana dalam jumlah besar dari pihak lain, ternyata bisnis Franchise yang dijalankan mengalami kerugian. Tentunya hal ini akan menjadi masalah besar Anda sebagai owner bisnis ini.

3. Tidak Memiliki Dukungan Dana Operasional

Bisnis franchise memang biasanya tidak memiliki dukungan dana operasional yang besar. Dana yang dimiliki owner franchise biasanya berupa dana dari investor. Selebihnya, dana yang didapatkan adalah dana dari beberapa franchisor yang ikut membuka usaha franchise tersebut.

Baca juga: Yakin Mau Memulai Bisnis Waralaba? Pelajari Kerugiannya dulu

Kesalahan yang terjadi adalah tidak adanya cadangan dana khusus yang semestinya dimiliki oleh owner sebuah franchise untuk kegiatan operasional. Sebagai pemilik franchise, sangat perlu untuk memiliki dana operasional karena masih akan terkait dengan adanya kegiatan promosi bersama, maupun sistem pendukung lain yang biasanya harus ditanggung pemilik usaha franchise sebagai bentuk kemitraan usaha.

Baca Juga  Hukuman Mati untuk Gay Sex Mempengaruhi Bisnis Brunei

Dalam bisnis waralaba yang kelihatannya mudah, ternyata bisa mengandung risiko saat terjadi kesalahan yang diakibatkan oleh beberapa faktor di atas. Jika Anda adalah seorang pelaku usaha franchise, maka ada baiknya jika Anda mengenali kemungkinan tersebut dan menghindarinya, termasuk dalam masalah keuangan.

Tinggalkan Balasan

bisnis stagnan

Bisnis Anda Stagnan? Ini Solusinya!

tips rumah kontrakan cepat laku

5 Tips Jitu Agar Rumah Kontrakan Langsung Laku