in

Micro Influencers Memberikan Keuntungan Besar untuk Pemasaran Bisnis Anda, Ini Alasannya!

milenial siapkan 3 hal

Hadirnya media sosial sebagai saluran pemasaran, turut memperkenalkan metode baru dalam promosi, yang dikenal sebagai influencer marketing. Prinsip metode ini adalah memasarkan produk melalui para tokoh yang terkenal di jagat maya. Para selebriti media sosial ini menggunakan popularitas mereka untuk memberikan pengaruh kepada para pengikutnya. 

Ada dua jenis influencer yang lumrah dikenal, terbagi atas besarnya popularitas mereka atau singkatnya, jumlah pengikut. Pertama, ada macro-influencer, dengan jumlah pengikut ratusan ribu bahkan lebih. Kedua, yang kini tengah naik daun, adalah micro influencers dengan jumlah pengikut 1.000 sampai 10.000 saja.

Meskipun kalah tenar dengan sederet nama selebriti maya papan atas, micro influencers malah mendatangkan keuntungan lebih besar kepada bisnis yang memilih mereka. Atau dengan kata lain, micro influencer memiliki return of investment (ROI) lebih tinggi daripada macro influencer. Bagai mana hal ini bisa terjadi? Inilah alasannya!

1. Engagement rate lebih tinggi

Apa artinya jumlah pengikut yang fantastis jika tidak disertai dengan interaksi yang berkualitas? Kecenderungan yang terlihat pada akun influencers dengan pengikut sangat banyak adalah tingkat engagement yang rendah. Banyak akun pengikut yang tidak benar-benar menyimak, apalagi terpengaruh oleh sang influencer. Ditambah sebuah realita bahwa angka pengikut bisa saja “diakali”. Angka engagement ini menjadi nilai jual influencer kepada para klien dan dapat dihitung melalui kalkulator khusus, seperti yang ada di situs Phlanx.

2. Mendapatkan kepercayaan lebih baik

Salah satu karakteristik para micro influencer adalah memiliki niche pengikut yang unik. Niche ini terbentuk karena micro influencer membagikan materi dan informasi mengenai topik spesifik yang mereka sukai dan kuasai. Dipandang sebagai tokoh yang punya kredibilitas, micro influencer pun lebih mudah meraih kepercayaan dengan membuat konten bersentuhan personal dan lebih tulus. Para pengikut merasa terkait (relatable) dengan apa yang dibagikan oleh micro influencer, sehingga tertarik untuk mengikuti dan mencoba hal yang ditawarkan. 

3. Tarif lebih murah

Micro influencer jelas memasang bandrol tarif jauh lebih rendah ketimbang influencer berpengikut ratusan ribu hingga jutaan. Namun, bandingkan keuntungan yang Anda dapatkan dengan satu anggaran besar untuk satu influencer tenar dengan sederet micro influencers. Anda dapat memiliki “pasukan” yang mampu mendapatkan lebih banyak pengikut loyal dan terpengaruhi oleh upaya pemasaran yang dilakukan. Di sinilah return of investment (ROI) para micro influencer terhitung tinggi.

Pada beberapa kesempatan, tidak sedikit micro influencers yang bersedia untuk mencoba dulu kesempatan dengan tidak memasang tarif langsung dan mau menjajal produk cuma-cuma. Jalinlah kerja sama bisnis dengan profesional dan jaga integritas demi reputasi kedua belah pihak. Reputasi baik adalah aset untuk memoles portofolio dan calon kerja sama lain di masa mendatang. 

Baca Juga  Inspiratif! 3 Trader Indonesia Dari Satpam Hingga Menjadi Jutawan

Tinggalkan Balasan

hemat membangun rumah

Tips Hemat Membangun Rumah Baru (Part 2)

jenis-jenis usaha yang terancam

10 Bisnis yang Terancam Dalam Beberapa Tahun Kedepan