in

Membutuhkan Dana untuk Memulai, Dari Mana Sumber Modal Pebisnis? (Part 1)

Sumber modal pebisnis

Membangun bisnis tidaklah mudah. Dalam usaha membangun bisnis, pertama kali yang harus kita pikirkan adalah “bagaimana caranya kita mendapatkan modal?” Dalam artikel ini akan memaparkan darimana saja sumber modal potensial dapat didapatkan oleh pebisnis pemula, khususnya yang berkecimpung di level bisnis Usaha Mikro Kecil Menengah(UMKM)

Dana Sendiri

Ini adalah jenis modal yang paling simpel dan tidak bikin ribet. Pasalnya, jika kita menggunakan dana kita sendiri seperti dari tabungan, kita hanya berurusan dengan diri kita sendiri tanpa melibatkan pihak lain.

Meski begitu, terdapat beberapa kekurangan jika kita hanya mengandalkan dana sendiri untuk berbisnis, salah satunya adalah jumlah yang terbatas dan cenderung memperlambat gerak perusahaan untuk berkembang.

Selain itu,  jika kita menjalankan usaha dengan 100% dana pribadi, ini berarti “suka-duka” usaha kita tanggung seorang diri.

Jika perusahaan untung, maka keuntungannya kita nikmati sendiri. Namun sebaliknya, jika perusahaan rugi, maka kerugiannya-pun harus kita tanggung sendiri.

Dana Pinjaman

Jika dana sendiri belum mencukupi, anda bisa menambah modal dengan meminjam ke pihak lain. Dana pinjaman biasanya dapat diperoleh dengan cepat.

Baca Juga  Membutuhkan Dana untuk Memulai, Dari Mana Asal Modal Pebisnis? (Part 2)

Anda bisa mendapatkan dana pinjamnn dari lembaga-lembaga yang memberi pinjaman, atau bahkan dari orang-orang terdekat anda.

Bagi yang beragama Islam, sangat disarankan agar anda memastikan bahwa tidak ada bunga (riba) dalam pinjaman tersebut.

Hal ini karena dalam ajaran Islam, pinjaman adalah suatu transaksi yang bersifat tabarru’ (tolong menolong) sehingga tidak boleh ada keuntungan/tambahan nilai.

Bunga (riba) sendiri merupakan tambahan nilai dari suatu transaksi tanpa ada padanannya dan cenderung tidak proporsional. Hal ini membuat pendapatan riba merupakan salah satu yang diharamkan dalam Islam.

Kepemilikan Sementara Berbasis Profit Sharing

Jika anda ingin dana segar, tidak mengandung riba, tapi tidak lantas mengubah kepemilikan usaha anda, maka bisa jadi sistem permodalan ini menjadi solusinya.

Dari laman Teman bisnis Dalam sistem perniagaan Islam, sistem ini biasa disebut sebagai mudharabah, dimana ada satu pihak selaku pemilik modal, dan satu pihak sebagai pelaku usaha.

Kepemilikan ini bersifat sementara, dalam artian ada batas waktunya. Di perjanjian awal, anda dan pemodal bisa terlebih dahulu mendiskusikan jangka waktu investasi, persentase bagi hasil, serta mekanisme pelaporan laba/rugi.

Baca Juga  Panduan Mudah Daftar Adsense Melalui Akun Youtube

Pada saat jangka waktu kontrak telah berakhir, maka dana dari pihak ketiga ditarik (jika kontrak tidak diperpanjang), otomatis kepemilikan usaha akan kembali ke tangan anda.

Mekanisme permodalan ini sangat cocok digunakan bagi anda yang memerlukan dana cepat tapi tidak mau terlibat transaksi riba’.

 

Tinggalkan Balasan

Tips Mengumpulkan Dana Liburan

Kembangkan Bisnis UMKM dengan Berkiblat pada Singapura