in

Kuasai 4 Strategi Menaklukkan Generasi Z, Calon Pendatang Baru di Dunia Kerja dan Bisnis

Generasi milenial, bukalah mata Anda! Keberadaan Anda akan segera tergeser mulai tahun 2020. Tahun depan, generasi Z, yaitu mereka yang lahir pada tahun 1995 hingga 2005, akan masuk ke dalam angkatan usia produktif. Mereka akan menjadi sasaran pasar bisnis Anda, atau tentu saja, menjadi rekan kerja dan usaha Anda. 

Generasi Z memiliki keistimewaan. Mereka lahir, tumbuh, dan besar dengan akses melimpah pada teknologi digital, seperti internet dan media sosial. Teknologi digital seolah tak terlepas dari kehidupan mereka sejak awal, bahkan menentukan nilai-nilai dan pandangan hidup. 

Untuk menyambut datangnya generasi Z dan mampu meraih perhatian mereka, terapkan 4 strategi berikut sebagai langkah menaklukkan para anak baru ini.

1. Bicara “bahasa” mereka

Eksis dalam pergaulan adalah sebuah syarat tak tertulis dalam hidup seorang Generasi Z. Mereka memiliki tokoh panutan yang populer di dunia maya dan antusias mengikuti perkembangan idola mereka tersebut melalui media sosial. Dekati Generasi Z dengan memahami nilai-nilai apa saja yang mereka pegang, berdasarkan tren yang ada di dunia teknologi digital saat itu. Berbicara dengan “bahasa” mereka akan memudahkan Anda untuk berkoneksi bahkan berkolaborasi dengan Generasi Z ini.

2. Beri jalan untuk langsung berkarya

Generasi Z sangat menghargai kesempatan belajar dan bekerja secara langsung, bukan hanya menelan bulat-bulat teori dan konsep belaka. Kepercayaan diri yang tinggi adalah modal mereka untuk berani mengambil peluang terjun ke dalam dunia kerja dan bisnis, meskipun usia belia atau mungkin dianggap sebagai “anak bawang”. Manfaatkan antusiasme dan semangat mereka dengan mendorong Generasi Z mengeluarkan ide-ide kreatif nan segar dan membuat konten sesuai gaya mereka, termasuk hingga tahap eksekusi dan evaluasi hasil kerja.

3. Lekatkan hidup dengan media sosial

Sebagai generasi socially conscious atau sadar sosial, Generasi Z menempatkan kepentingan membagi setiap momen hari mereka di media sosial sebagai sebuah kepentingan besar. Lihat saja tiga media sosial utama favorit mereka, yaitu Youtube, Instagram, dan Snapchat, sebagai platform segala pemenuhan kebutuhan interaksi sosial Generasi Z. Cermati tren pada media-media sosial favorit mereka dan jadikan sebagai bahan pendekatan dalam berkomunikasi dengan Generasi Z. B

4. Bangkitkan semangat wirausaha

Tumbuh sebagai generasi yang menghargai fleksibilitas dan keanekaragaman, Generasi Z adalah bibit potensial dalam menumbuhkan semangat wirausaha. Keberanian dan kepercayaan diri membuat mereka punya kecenderungan sebagai pengambil risiko (risk taker). Bekerja dan berbisnis tidak hanya dipandang sebagai sarana mencari nafkah dan mendatangkan pendapatan, namun lebih sebagai jalan mengembangkan diri dan memperluas jejaring sosial.

Meskipun masih berusia sangat muda, Generasi Z tidak serta merta patut mendapatkan stereotipe sebagai barisan anak manja. Dengan pendekatan tepat, Anda dapat mengambil kekuatan mereka secara optimal untuk mengembangkan karier atau usaha di masa mendatang.

 

Baca Juga  Bursa Asia Terjun Bebas di Perdagangan Pagi Ini

Tinggalkan Balasan

3 Kiat Penting Membangun Situs Bisnis yang ‘Mobile Friendly’

reksadana syariah nyaris menyentuh 10

Contoh Sistem Ekonomi Syariah: Investasi Syariah (2)