in

Menjadi Pengusaha Multitasking, Bisakah Anda?

Source : Shutterstock

Berdiri di atas kaki sendiri, apa pun risikonya adalah salah satu karakteristik pengusaha. Selain itu, suatu bisnis biasanya melakukan semua hal dalam waktu yang waras atau sering disebut multitasking. Misalnya, merancang, mempromosikan, hingga mengirim kadang-kadang telah menjadi kebiasaan pengusaha multitasking, terutama pada awal awal bisnis startup.

Diterjemahkan dari laman Entrepreneur, Anda seringkali akan menyadari ketika sedang melakukan panggilan konferensi di ponsel Anda, Anda juga menjelajah melalui email di laptop Anda. Ini adalah aktivitas multitasking yang umum

Yuk simak beberapa tips bagaimana menjadi pengusaha multitasking:

Lakukan sekarang

Disiplin ketika menjadi bos bagi diri Anda sendiri sangat penting. Pekerjaan sederhana yang ditunda akan berdampak besar pada pekerjaan lain

Melakukan sesuatu tepat waktu akan memberikan kebahagiaan dan kepuasan pada pekerjaan. Jika pekerjaan itu terkait dengan klien, klien Anda tentu akan lebih terkesan.

Konsistensi Diri

Bahkan jika Anda dapat melakukan hal yang sama pada satu waktu untuk pekerjaan yang hampir serupa, jangan coba melakukannya untuk hal-hal besar. Melakukan dua hal yang besarnya sama akan menyebabkan kerugian.

Baca Juga  Cara Mendaftarkan Merek Dagang di Ditjen HKI (Part 2)

Tetapkan batas konsistensi diri tentang melakukan sesuatu. Anda juga harus menghindari hal-hal yang dapat mengganggu fokus Anda. Ini akan memicu stres dan tidak akan menghasilkan sesuatu yang efektif.

Stres rentan terhadap penghentian produktivitas dalam waktu yang lama. Jika itu masalahnya, klien Anda tentu akan dengan mudah mengalihkan perhatian Anda ke pelaku bisnis lain. Jangan sampai itu terjadi.

Buat dan Terapkan Prinsip Melakukan Ini dan Itu Sekaligus

Siapa bilang melakukan sesuatu bersama akan menghilangkan fokus sama sekali? Jika Anda tahu apa yang sedang dilakukan dan Anda sudah memahami kategori pekerjaan yang bisa dilakukan bersama, Anda masih bisa fokus.

Misalnya, Anda bisa melakukan menulis caption untuk promosi online di media sosial, dan pada saat yang sama dapat dilakukan dengan menjawab pertanyaan pelanggan yang masuk ke Chat Messenger.

Tetapkan Skala Prioritas dan Buat Daftar Pekerjaan

Menjadi pengusaha multitasking tidak berarti membiarkan waktu berjalan sebagaimana adanya, mengalir seperti air. Namun, perlu direncanakan sesuai dengan prioritas.

Baca Juga  8 Tips Membangun Relasi Bisnis

Pisahkan mana kebutuhan mendesak, kebutuhan penting, dan kebutuhan penting tetapi tidak mendesak.

Dengan melakukan hal itu, Anda akan menjadi lebih disiplin dan mencapai hasil yang lebih memuaskan. Bayangkan saja jika Anda tidak memiliki prioritas, Anda mungkin tidak mencapai target Anda.

Setelah memiliki skala prioritas, buat daftar tugas atau daftar catatan harian dan mingguan untuk memfasilitasi implementasi rencana yang telah dibuat.

Ketahui Batas Diri Anda

Sekalipun Anda menetapkan standar tinggi untuk setiap pekerjaan, ingatlah untuk tidak berlebihan. Anda mungkin gila kerja, tetapi Anda tahu batas-batas diri Anda dengan baik.

Istirahat yang seimbang dengan waktu kerja akan membantu Anda lebih segar sepanjang hari.

Mengetahui batasan Anda juga akan memungkinkan Anda untuk melihat pekerjaan mana yang telah berhasil dilakukan dalam multitasking.

Jangan terlalu memaksakan diri

Menjadi pengusaha multitasking memang membutuhkan latihan untuk habituasi. Jangan memaksakan diri untuk melakukan sesuatu bersama dalam segala hal. Sortir dan pilih berdasarkan prioritas dan kemampuan diri.

Baca juga: Bisnis Ini Sangat Menjanjikan untuk Masa Depan Anda!

Baca Juga  Ingin Bisnis Tanaman Hias? Berikut Tipsnya

Tinggalkan Balasan

REVIEW BROKER Exness (Exness Limited)

REVIEW BROKER: Exness (Exness Limited)

Alasan Broker Properti Online Harus Punya Website Pribadi (Part 2)

Poin yang Wajib Diperhatikan Ketika Memilih Condotel