in

Peluang Bisnis Kuliner Sehat di Tengah Pandemi Covid-19

Peluang Bisnis Kuliner Sehat di Tengah Pandemi Covid-19
Puding (C) SHUTTERSTOCK

Tak banyak peluang bisnis rumahan yang bisa berkembang di tengah pandemi covid-19 (virus corona). Satu dari yang tak banyak itu adalah bisnis makanan sehat. Lalu, bagaimana peluang bisnis kuliner sehat itu saat ini?

Virus corona mudah menyebar kepada orang yang daya tahan tubuhnya kurang optimal atau rapuh. Karenanya, menjaga imunitas tubuh merupakan salah satu cara terbaik untuk selamat dari ancaman virus mematikan ini. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh itu, Anda bisa mengonsumsi makanan sehat.

Munculnya virus corona ini memaksa orang mau tidak mau harus meningkatkan kesadaran diri untuk hidup sehat. Peluang bisnis ini yang seharusnya bisa Anda tangkap. Tak banyak orang bisa menyediakan makanan sehat yang akan dikonsumsinya setiap haris sendiri. Karenanya, situasi tersebut membuka peluang bagi pebisnis kuliner sehat. Sebab, permintaan akan makanan sehat meningkat cukup signifikan.

Kelebihan Bisnis Kuliner Sehat di Tengah Pandemi Corona

Peluang bisnis kuliner ini di tengah pandemi covid-19 sangat terbuka. Bahkan, bisnis ini memiliki sejumlah kelebihan yang dapat dimaksimalkan oleh para pebisnis.

Jika Anda menggeluti bisnis kuliner sehat ini tak perlu lokasi, selayaknya warung, kedai, kafe, restoran, dan sebagainya. Terlebih, di tengah pandemi covid-19 saat ini tempat-tempat semacam itu pada diimbau untuk membatasi aktivitasnya. Karenanya, Anda dapat menjalankan bisnis ini di rumah.

Kekurangan Bisnis Makanan Sehat

Kekurangan bisnis ini hanyalah perkara waktu saja. Semua orang pasti menginginkan pandemi covid-19 ini segera berakhir. Tak ada orang yang ingin wabah ini terus menjangkiti, sehingga menjadi peluang usahanya.

Baca Juga  Stimulus Untuk Menjaga Pasar Saham dari Pemerintah

Karenanya, bisa jadi, bisnis ini jangka waktunya tidak tak terbatas. Begitu wabah pelan-pelan menghitang, yang ditandai dengan membaiknya situasi, peluang usaha kuliner sehat ini sedikit mengecil. Mungkin saja kesadaran masyarakat untuk terus mengonsumsi makanan sehat masih dipertahankan. Bisa juga kesadaran itu berkurang. Namanya juga sifat manusia yang kadang lalai atau khilaf.

Saat situasi itu terjadi, masih ada peluang Anda melanjutkan bisnis ini dengan konsisten mempertahankan para konsumen setia. Namun, jika ingin berhenti atau beralih ke bisnis lainnya, silakan saja.

Contoh dan Sumber Bahan Baku Makanan Sehat

Anda bisa menjual makanan sehat dengan tampilan menu yang menarik, ditambah cita rasanya yang nikmat. Namun, jangan lupa untuk tetap memprioritaskan makanan sehat.

Jualah buah-buahan, di mana mengandung banyak vitamin, mineral yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, dan antioksidan yang menjadi penangkal radikal bebas yang menyebabkan berbagai macam penyakit. Buah-buahan ini bisa Anda jual dalam bentuk jus buah, atau salad buah.

Menu sehat lainnya yang bisa Anda jual adalah aneka puding. Selain berisi potongan buah dengan disiram susu, puding ini dapat dicampuri jelly, cincau, mutiara, dan lain-lain. Anda juga bisa menambahkan sirup beraneka rasa.

Selain itu, Anda juga bisa membuat aneka kreasi minuman sehat yang berbahan baku susu, yogurt yang masih dikombinasikan dengan buah-buahan segar. Tambahan topping, bentuk kemasan, dan konsistensi rasa harus benar-benat diperhatikan sebagai daya tarik memancing minat pembeli.

Baca Juga  Ingin Menjadi Kaya, Jadi Juragan SPBU Saja

Anda juga bisa memanfaatkan bahan baku aneka rempah Nusantara. Sebut saja, jahe, kunyit, kencur, temulawan, dan lain-lain yang bisa diolah menjadi produk jamu herbal. Anda juga bisa membuat minuman kombinasi seperti STMJ (Susu Telor Madu Jahe) yang menyehatkan.

Langkah-langkah Sebelum Berbisnis Kuliner Sehat

Sejumlah langkah harus Anda perhatikan sebelum berbisnis kuliner sehat. Langkah yang tepat akan menentukan kesuksesan bisnis Anda.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengamati minat masyarakat sebagai segmen pasar produk Anda. Hal ini penting dilakukan karena berhubungan dengan bagaimana Anda memasarkan kuliner sehat yang akan Anda jual.

Biasanya, segmen pasar akan terbagi menjadi sejumlah kelompok pembeli yang berbeda dalam kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang mungkin membutuhkan produk tersebut. Jika Anda akan menjual makanan sehat, maka carilah segmen pasar yang pasti membutuhkan. Setelah menentukan pasar, Anda bisa menentukan produk (jenis makanan sehat) yang ingin dijual. Setelah itu, lakukan riset sederhana untuk mengetahui minat masyarakat terhadap produk yang akan dijual.

Selain menyiapkan modal, siapkan pula perencanaan yang matang terkait uang yang akan dibelanjakan. Jangan lupa untuk membukukan segala aktivitas keuangan ini secara berkesinambungan. Pikirkan pula sumber dana, yang mungkin bukan cuma dari dana pribadi, tapi juga berupa pinjaman dari lembaga keuangan ataupun personal. Yang terpenting, maksimalkan dana tersebut untuk mendapatkan keuntungan sebagai modal tambahan.

Strategi Bisnis dan Promosi Bisnis Makanan Sehat

Sebagai pebisnis, tentu Anda harus memiliki strategi bisnis yang tepat guna, termasuk untuk mempromosikan produk yang dijual. Strategi yang matang juga dapat menentukan kesuksesan bisnis yang Anda rencanakan.

Baca Juga  Corona Mewabah, Bursa Saham Asia Masih 'Terinfeksi'

Pertama, tentukan harga jual yang pantas untuk produk yang Anda jual. Mungkin menjual produk makanan sehat dengan harga mahal akan menguntungkan, tetapi menjual dengan harga terjangkau adalah pilihan bijak untuk sebuah usaha baru. Dengan harga terjangkau, Anda akan lebih banyak menarik minat calon pembeli.

Memanfaatkan internet dan media sosial di tengah pandemi virus corona sangat tepat sebagai strategi pemasaran. Anda bisa mengunggah foto atau video tentang produk yang dijual melalui akun facebook, instagram, twitter, dan lain-lain. Lalu, sertakan deskripsi produk, dan kontak yang bisa dihubungi untuk pemesanan.

Mereka yang berminat biasanya akan melakukan penjajakan dengan mengunggah komentar di postingan Anda. Yang serius, biasanya akan membuka negoisasi melalui nomor telepon yang Anda diberikan. Jika terjalin kesepakatan, Anda tinggal mengirim produk Anda sesuai alamat yang diberikan. Anda bisa mengirimnya sendiri atau menggunakan jasa kurir, di mana biasanya ada pengeluaran tambahan sebagai ongkos.

Karena bisnis makanan sehat ini tidak bisa awet sampai berhari-hari, yang paling penting Anda pikirkan adalah cepat laku. Karenanya, strategi promosi di sini akan sangat berperan. Semakin gencar promosi yang dilakukan, bahkan ada dana khusus untuk langkah ini, maka semakin cepat produk makanan sehat Anda dikenal publik.

harga Batu Bara depresiasi

Harga Batu Bara Masih Stagnan Hari Ini

BLT Dana Desa Akan Cair Bulan Ini

BLT Dana Desa Akan Cair Bulan Ini