in

Peluang Bisnis Busana Muslim di Tengah Pandemi Covid-19

Peluang Bisnis Busana Muslim di Tengah Pandemi Covid-19
Busana Muslim (C) SHUTTERSTOCK

Bulan Ramadhan 1441 Hijriah (2020) datang di tengah pandemi covid-19 (virus corona). Namun, seperti biasanya, bulan suci ini tetap identik dengan kebutuhan umat Islam akan busana muslim untuk merayakan hari raya Idul Fitri. Lalu, bagaimana peluang bisnis busana muslim di tengah pandemi ini?

Sebenarnya, siapa pun bebas mau membeli busana muslim kapan saja. Ini yang membuat bisnis ini tak ada matinya setiap tahun. Hanya saja, tiap datang bulan puasa hingga jelang Lebaran, jumlah permintaan barang busana muslim dipastikan bakal meningkat.

Selain karena umat Muslim menjadi mayoritas di Indonesia, mereka pun punya tradisi merayakan Lebaran dengan baju baru. Busana muslim bisa menjadi salah satu pilihan yang masuk daftar belanja mereka. Umat muslim Tanah Air juga punya kecenderungan setidaknya berbelanja busana muslim tiap satu tahun sekali, yakni jelang hari raya Idul Fitri setelah bulan Ramadhan.

Kelebihan dan Risiko Bisnis Busana Muslim

Salah satu kelebihannya, para pebisnis busana muslim tak perlu bingung mencari segmen basar untuk menawarkan dagangannya. Salah satu faktornya tentu karena Islam menjadi agama yang dipeluk mayoritas masyarakat Indonesia.

Baca Juga  Corona Tidak Landai, Bagaimana Prediksi Ekonomi RI?

Berkembangnya tren fashion Islami belakangan ini turut menjadi kelebihan jika Anda menekuni bisnis ini. Anda bisa mendompleng dari tren pasar tersebut. Kini, banyak muslimah yang mulai tergerak mengenakan hijab (dan pakaian yang menutupi aurat). Momen ini bisa Anda manfaatkan untuk meningkatkan omset penjualan.

Menjual busana muslim, baik bagi pria maupun wanita tidak ada ruginya. Barang yang dijual pun bervariasi, tak melulu pakaian saja, tapi juga alat-alat sholat seperti mukena, sajadah, kopyah, dan lain-lain. Selain bakal mendapatkan keuntungan materi, Anda pun turut membantu orang-orang dalam memenuhi kebutuhannya untuk menjalankan ibadah. Barang tentu, pahala sudah ada di depan mata.

Bisnis ini biasanya bakal agak meredup selepas masa perayaan Lebaran lewat. Ini menjadi sebuah risiko kecil yang harus dihadapi para pebisnis busana muslim. Minat pasar yang menurun itu harus bisa diakali dengan barbagai upaya.

Cara Pebisnis Busana Muslim di Tengah Pandemi Covid-19

Diakui atau tidak, efek datangnya pandemi covid-19 (virus corona) ke Indonesia turut dirasakan para pebisnis busana muslim. Omzet mereka yang biasanya bertambah di bulan Ramadhan seperti sekarang ini terancam anjlok.

Baca Juga  Menerapkan Prinsip Pareto Untuk Mempercepat Pertumbuhan Bisnis

Salah satu cara yang bisa dilakukan pebisnis busana muslim untuk menyelamatkan diri di tengah pandemi ini adalah dengan menggalakkan promosi. Anda bisa mengandalkan luasnya jangkauan media sosial di internet, dengan mengendorse artis misalnya.

Anda juga bisa merangsang daya beli masyarakat dengan membanting harga barang yang dijual. Prinsip asal bisa laku daripada merugi karena tidak laku pun bisa diterapkan. Catatannya di sini, tetapkan harga jual minimal sama dengan harga beli (kulak) atau biaya produksi (jika bikin sendiri). Selamat Mencoba!

Peluang Usaha Barbershop di Tengah Pandemi Covid-19

Peluang Usaha Barbershop di Tengah Pandemi Covid-19

Investasi optimal

5 Hal yang Harus Dihindari Agar Investasi Optimal