in

Ingin Menjadi Kaya, Jadi Juragan SPBU Saja

Ingin Menjadi Kaya, Jadi Juragan SPBU Saja
Petugs SPBU (C) SHUTTERSTOCK

Setiap manusia normal pasti ingin menjadi kaya. Tentu banyak jalan yang bisa ditempuh untuk menuju target tersebut. Berbagai profesi bisa ditekuni untuk mewujudkan tujuan tersebut. Salah satunya, Anda bisa menjadi seorang juragan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum).

Bisnis SPBU adalah salah satu bisnis yang berpotensi besar mendatangkan rupiah. Alasannya sederhana, karena Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan kebutuhan masyarakat sehari-hari. Tak heran, setiap hari antrean kendaraan yang ingin mengisi tangkinya selalu terlihat di SPBU.

Meningkatnya kebutuhan masyarakat akan BBM ini diprediksi akan berlangsung dari tahun ke tahun. Hal ini tak lepas dari terus meningkatnya volume kendaraan bermotor pengkonsumsi BBM. Tentu saja, salah satu faktornya adalah semakin mudahnya masyarakat memiliki kendaraan bermotor, lewat jalan kredit misalnya.

Selain itu, bisnis SPBU sangat potensial meningkatkan kekayaan si juragan. Bagaimana tidak, lantaran harga BBM setiap tahun cenderung mengalami kenaikan terus-menerus. Jarang terdengar di telinga ada ketetapan pemerintah yang menurunkan harga jual BBM. Kalaupun pernah, tapi itu jarang terjadi.

Potensi omzet bisnis SPBU ini bisa mencapai miliaran rupiah setiap bulannya. Dikutip dari Tirto, Himpunan wiraswasta nasional minyak dan gas (DPP Hiswana Migas) mencatat setidaknya rata-rata BBM untuk semua jenis yang terjual di setiap SPBU Pertamina mencapai 15-17 ribu liter dalam sehari. Umumnya, untuk BBM bersubsidi, SPBU mengambil margin keuntungan sebesar Rp280 per liter. Sementara, untuk BBM nonsubsidi, margin keuntungannya lebih besar, sekitar Rp375 sampai Rp420 per liter.

Baca Juga  Peluang Bisnis Menjanjikan Menjelang Idul Adha (Part 2)

Semua pebisnis pasti punya tantangan untuk memaksimalkan potensi pemasukan dan meminimalisir risiko yang ada. Tantangan juragan SPBU salah satunya adalah bagaimana risiko penyusutan dari penguapan BBM di dalam tangki penyimpanan. Selain itu, modal awal yang harus dimiliki pun tidak sedikit, begitu juga dengan biaya operasionalnya.

Cara Menjadi Juragan SPBU

Tidak sulit untuk menjadi seorang juragan SPBU. Modal pertama yang harus dimiliki adalah menyiapkan lahan juga sarana dan prasarana untuk lokasi pemasaran. Pertamina sebagai pemasok utama BBM menyerahkan kedua hal itu sebagai tanggung jawab pebisnis.

Modal awal yang harus digelontorkan seorang pebisnis SPBU umumnya sekitar Rp5-8 miliar rupiah. Modal tersebut yang dipakai untuk membangun sebuah SPBU, lengkap dengan sejumlah fasilitas utama dan tambahan, serta mendatangkan pasokan BBM dari Pertamina untuk dipasarkan. Diprediksi, untuk mengembalikan modal yang diinvestasikan tersebut, dibutuhkan waktu sekitar 6-12 tahun.

Pertamina menyediakan dua bentuk kerja sama kemitraan untuk Anda yang ingin menjadi kaya sebagai juragan SBPU. Pertama, ada kerja sama yang berupa pemanfaatan lahan milik perusahaan atau individu untuk dibangun SPBU atau biasa disebut dengan istilah CODO (Company Owned Dealer Operated). Kedua, kerja samany berbentuk DODO (Dealer Owned Dealer Operated), di mana tanggung jawab lokasi dan investasi dibebnkan pada Anda sebagai mitra Pertamina.

Baca Juga  Aplikasi Foap Jadikan Aktivitas Fotografi Menghasilkan Uang

Cara mendaftar untuk menjadi mitra Pertamina ini sangat mudah. Anda dapat mendaftarkan diri secara online melalui situs resmi milik Pertamina. Anda diharuskan mengisi data perusahaan, data pribadi dan memilih lokasi pengajuan SPBU.

Soal lokasi SPBY, Anda bisa mengajukan lokasi yang sudah dipilih, atau bisa juga menyerahkannya pada pilihan Pertamina. Jika mengajukan sendiri, lokasi itu akan diverifikasi terlebih dahulu oleh Pertamina. Ada pula sejumlah dokumen yang harus Anda lengkapi, seperti scan KTP, akta pendirian perusahaan, NPWP perusahaan, bukti kepemilikan lahan, rekening koran satu tahun terakhir, rekening tabungan, deposito, dan rekening giro satu tahun terakhir.

Langkah Selanjutnya

Selain itu, calon pebisnis SPBU harus menyediakan deposit minimum Rp3 miliar. Nominl itu belum mencakup biaya operasional seperti untuk perizinan lahan pembangunan kepada Pemerintah Daerah setempat, pembangunan SPBU, dispenser BBM/BBK, dan lain-lain.

Setelah memenuhi persyaratan administrasi tersebut, maka selanjutnya Anda akan menjalani verifikasi awal berupa seleksi kesiapan finansial dan seleksi kesiapan lahan. Anda akan dinilai layak menjadi juragan SPBU atau tidak berdasarkan hasil verifikasi tersebut. Proses penyeleksian ini biasanya berlangsung maksimal dua bulan ke depan.

Baca Juga  Kiat Sukses Memulai Usaha Percetakan (Part 2)

Setelah dinyatakan lolos, Anda akan berlanjut ke proses verifikasi lapangan. Proses ini bertujuan untuk menyesuaikan data yang telah dimasukkan oleh calon mitra dengan fakta sesungguhnya. Jika dinyatakn lolos proses ini, Anda akan mendapatkan persetujuan kelayakan secara bisnis dari Pertamina yang bisa dipakai mengurus segala jenis perizinan kepada Pemda setempat.

Secara umum, semua proses sejak pengajuan ke Pertamina hingga menyelesaikan perizinan itu memakan waktu hingga enam bulan. Ketika sudah mendapatkan izin, proses pembangunan SPBU bisa Anda mulai dengan memperhatikan standar bangunan serta sarana dan prasarana yang sesuai dengan ketentuan yang diatur Pertamina.

Peluang Bisnis SPBU di Tengah Pandemi Covid-19

Peluang Bisnis SPBU di Tengah Pandemi Covid-19

3 Manfaat Melakukan Pelacakan Pengeluaran

3 Manfaat Melakukan Pelacakan Pengeluaran