in

Jual Beli di Tokopedia Masih Aman

Jual Beli di Tokopedia Masih Aman

Beredar kabar bahwa ada pembobolan data akun konsumen Tokopedia baru-baru ini. Lalu, masih amankah jual beli di Tokopedia sekarang ini?

Merebaknya kabar pembobolan data akun konsumen Tokopedia itu bermula dari laporan akun Twitter @underthebreach. Dalam unggahannya, disebutkan bahwa ada 15 juta pengguna yang terpengaruh dengan upaya peretasan data selama bulan Maret 2020. Kabar ini tentu saja membuat para pelapak maupun pembeli online yang biasa melakukan transaksi jual beli di Tokopedia menjadi khawatir.

Menanggapi hal ini, pihak Tokopedia sudah angkat bicara. Sudah ada jaminan bahwa data konsumen aman, termasuk data-data kartu kredit maupun dompet digital. Tokopedia sudah memastikan tidak ada data pembayaran pelanggan yang bocor. VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak menyebut, semua transaksi dengan semua metode pembayaran di Tokopedia terjamin keamanannya, , termasuk informasi kartu debit, kartu kredit dan OVO.

Pelaku Jual Beli di Tokopedia Diminta Tetap Waspada

Pengguna Tokopedia sudah bisa bernapas lega dan kembali tenang melakukan jual beli. Meski ada jaminan dari pihak Tokopedia, pengguna diminta tetap waspada.

Baca Juga  Kelebihan dan Kekurangan Virtual Hotel Operator

Seperti dilansir dari Detik Finance, pakar keamanan internet dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, menyebut sistem keamanan Tokopedia berhasil mengamankan password pengguna, sehingga akun tidak dibobol. Meski demikian, adanya upaya peretasan ini membuat pengguna Tokopedia harus tetap waspada, mengingat ancaman kejahatan cyber ini selalu saja ada.

Masih menurut Alfons, si peretas Tokopedia sudah berhasil mengantongi sejumlah data selain password pengguna. Mulai dari username, alamat email, nama user, tanggal lahir dan nomor telepon. Secata umum memang aman, tetapi para pengguna Tokopedia disarankan untuk segera mengganti passwordnya.

Bikin Password Sesulit Mungkin

Alfons menyebut, salah satu upaya mencegah peretasan adalah bikin password sesulit mungkin. Hal ini pun bisa diterapkan untuk akun di lapak e-commerce seperti Tokopedia.

Syarat password yang aman menurutnya adalah jangan sampai sama dengan password di akun lainnya di internet, termasuk password untuk email, maupun media sosial. Bahayanya, jika satu akun bisa dibobol passwordnya, maka akun lain alamat bakal jatuh ke tangan si peretas.

Baca Juga  Ini Fakta Bisnis Unicorn yang Menjadi Perbincangan Publik

Alfons pun mengingatkan pengguna Tokopedia dalam membuat password jangan sampai memakai data seperti tanggal lahir atau hal lain yang bisa tampil di halaman profil Anda. Sekadar untuk diketahui, password dengan tanggal lahir adalah hal pertama yang akan dicoba oleh seorang hacker untuk meretas akun calon korbannya. Hal yang sama disarankannya untuk penggunaan User.

Para pengguna Tokopedia juga diminta memakai program atau aplikasi password manajer yang akan memudahkan dalam mengingat password. Program tersebut bisa mengamankan banyak password dari masing-masing akun berbeda-beda yang dimiliki. Password Anda akan tersimpan di cloud dan terenkripsi dengan ketat, sehingga keamanannya terjamin. Program password manajer ini ada berbagai macam pilihan, dan gratis. Cara kerjanya sangat sederhana, di mana daftar password akan disimpan oleh Google, dan baru muncul jika Anda akses.

Youtube menghasilkan uang

YouTuber Bisa Menjadi Kaya Lewat Konten Prank

Cara mulai bitcoin

Cara Mulai Bitcoin yang Pemula Harus Tahu