in

Tangguh di Tengah Pandemi, Laba FIF Group Naik 11,4 Persen

Tangguh di Tengah Pandemi, Laba FIF Group Naik 11,4 Persen

PT Federal International Finance Group (FIF Group) mencatatkan hasil positif pada kuartal I tahun 2020. Perusahaan itu tergolong tangguh lantaran laba FIF Group bisa naik 11,4 persen secara year-on-year (yoy).

Dilansir dari Bisnis.com, laba bersih perusahaan itu kini menjadi Rp673,43 miliar pada kuartal I tahun 2020. Angka itu lebih banyak ketimbang perolehan laba bersih di periode yang sama di tahun 2019, yakni Rp604,4 miliar.

Laporan keuangan FIF Group menyebutkan kenaikan laba bersih disebabkan oleh tumbuhnya penghasilan. Perusahaan ini membukukan total Rp2,66 triliun, terbilang naik sebesar 11,29 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya, yang cuma Rp2,39 triliun.

Penghasilan dari pembiayaan konsumen tercatat di angka Rp2,59 triliun, naik dari Rp2,33 triliun (periode sebelumnya). Sementara, penghasilan bunga dan denda senilai Rp52,01 miliar, menurun dari sebelumnya Rp59,06 miliar.

Kenudian, penghasilan perusahaan dari ijarah pada periode Januari-Maret 2020 menembus angka Rp9,07 miliar, lebih baik daripada periode sebelumnya yang tercatat Rp0. Terakhir, ada kontribusi sebesar Rp4,81 miliar dari penghasilan lain-lain, yang juga tercatat naik dari periode sebelumnya yang cuma Rp1,41 miliar.

Baca Juga  7 Bisnis yang Bakal Laris Manis Saat Mobil Listrik Menjamur di Indonesia (Part 1)

Laba FIF Group Naik, Beban Perusahaan Ikut Naik

Menariknya, selain mencatatkan kenaikan laba bersih, diikuti oleh naiknya beban perusahaan. FIF Group mencatatkan beban total senilai Rp1,79 triliun. Jumlah ini tercatat naik 12,57 persen dibandingkan periode sebelumnya yang senilai Rp1,59 triliun.

Beban perusahaan yang naik itu dipengaruhi oleh komponen beban usaha, yang sebelumnya Rp700,9 miliar menjadi Rp735,21 miliar. Lalu, beban bunga dan keuangan menyumbangkan kontribusi sebesar Rp568,49 miliar untuk beban perusahaan. Angka itu tercatat turun dari sebelumnya Rp594,78 miliar.

Selain itu, ada beban penyisihan kerugian penurunan nilai pembiayaan konsumen yang naik menjadi sebesar Rp389,28 miliar. Padahal sebelumnya cuma Rp205,74 miliar. Terakhir, kenaikan komponen beban penurunan nilai lain-lain turut berkontribusi sebesar Rp99,13 miliar, yang sebelumnya Rp94,64 miliar.

Laba Bersih Mencapai Angka Rp869,58 Miliar

FIF Group mampu mencatatkan penghasilan laba sebelum pajak sebesar Rp869,58 miliar. Jumlah itu meningkat dari kuartal I tahun 2019 yang berjumlah Rp803,4 miliar.

Sementara, total aset mereka selama Januari-Maret 2020 disebutkan mengalami pertumbuhan 5,37 persen secara year-to-date (ytd). Jika sebelumnya pada Desember 2019 aset mereka sebesar Rp35,71 triliun, kini menjadi Rp37,63 triliun.

Baca Juga  Meski Pandemi, Laba Bersih WOM Finance Tembus Rp44 Miliar

 

Ikuti kami di Instagram dan Twitter,, gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Trader di Indonesia

Meski Pandemi, Laba Bersih WOM Finance Tembus Rp44 Miliar

Meski Pandemi, Laba Bersih WOM Finance Tembus Rp44 Miliar

kekuatan Indonesia resesi

Di Hadapan Resesi Bagaimana Kekuatan Indonesia?