in

PLN Merugi Rp38,8 Triliun di Kuartal I 2020

PLN Merugi Rp38,8 Triliun di Kuartal I 2020

Di tengah banyaknya pekerja yang bekerja di rumah, harusnya kebutuhan dan penggunaan listrik negara melonjak di masa pandemi covid-19 ini. Namun, nyatanya justru PLN merugi hingga Rp38,8 triliun di kuartal I tahun 2020. Kok bisa?

PT PLN (Persero) telah merilis laporan keuangannya untuk kinerja kuartal I tahun 2020. Dari laporan keuangan itu, diketahui di tiga bulan pertama tahun ini, PLN mengalami kerugi cukup besar. Catatan itu berbanding terbalik dengan laporan kinerja periode yang sama di tahun 2019 lalu. Saat itu, PLN sanggup memperoleh laba hingga Rp4,15 triliun.

Sebenarnya, dalam laporan keuangan yang dipublikasikan melalui laman Bursa Efek Indonesia itu disebutkan jika PLN masih membukukan kenaikan pendapatan menjadi Rp72,7 triliun. Angka itu mengalami kenaikan 5,5% jika dibandingkan dengan perolehan sebelumnya di angka Rp68,91 triliun.

Faktor Penyebab PLN Merugi

Pendapatan PLN di periode ini yang terbesar berasal dari penjualan listrik Rp70,2 triliun. Namun, beban usaha perseroan pada tiga bulan pertama tahun ini juga mengalami kenaikan 7% menjadi Rp78,79 triliun, yang sebelumnya hanya Rp73,63 triliun.

Baca Juga  Laba Bersih BTN Merosot 36,79% karena Covid-19

Salah satu faktor naiknya beban usaha PLN itu adalah pembelian sejumlah tenaga listrik yang meningkat. Sebelumnya di angka Rp19,95 triliun, lalu naik menjadi Rp25,83 triliun.

Sejatinya, PLN mendapat suntikan subsidi dari pemerintah sebesar Rp12,8 triliun di kuartal pertama ini. Namun, nilai subsidi itu tak mampu mengatrol pencapaian kinerja keuangan PLN dari kerugi kurs yang mencapai angka Rp51,9 triliun.

 

Ikuti kami di Instagram dan Twitter, gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Trader di Indonesia

Belajar dari Kasus Alphard Via Vallen: Pentingnya Asuransi Kendaraan

Pelajaran Kasus Alphard Via Vallen: Asuransi Kendaraan

Pandemi Covid-19 Paksa Pendapatan Samsung Merosot

Pandemi Covid-19 Paksa Pendapatan Samsung Merosot