in

Ini Fakta Bisnis Unicorn yang Menjadi Perbincangan Publik

Dalam percakapan sehari-hari istilah unicorn memang jarang digunakan oleh orang awam. Lantas, apa itu bisnis unicorn?

Unicorn adalah sebutan bagi start up alias perusahaan Rintisan yang bernilai diatas 1 miliar USD (Dolar AS). Di Indonesia setidaknya saat ini sudah ada empat unicorn.

Bagaimana Unicorn bisa muncul di Indonesia?

Menurut data yang berhasil dirangkum oleh pikirantrader.com, banyaknya unicorn yang muncul karena kebebasan berkreasi di negara ini. Dengan begitu, orang kreatif di Indonesia bisa berkreasi semaksimal mungkin.

Alasan yang lainnya yaitu banyaknya kesempatan. Potensi pasar yang sangat besar dan bagus membuat bisnis tersebut mudah berkembang di Indonesia.

Bagaimana dampak unicorn terhadap perekonomian Indonesia?

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa Unicorn memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia.

“Market value yang besar pasti akan mengundang modal masuk,” kata Bambang, dikutip dari tempo.co, Selasa (19/2).

Saat ini, Bappenas juga tengah melakukan kajian untuk mengantisipasi pertumbuhan ekonomi digital dan revolusi industri 4.0. Menurut Bambang, perusahaan Unicorn adalah salah satu pelaku yang bisa membawa transformasi di dalam perekonomian dalam negeri.

Baca Juga  Ingin Terjun ke Bisnis Forex? Inilah Persiapan yang Harus Anda Lakukan (part 2)

Perlu diketahui, 4 unicorn Indonesia saat ini adalah Go-Jek, Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak.

Go-jek baru-baru ini menerima kucuran dana dari Google sebesar 1,2 miliar dollar AS. Hal ini menjadikan valuasi Go-Jek saat ini ditaksir mencapai 4 miliar dolar AS atau lebih dari Rp 53 triliun.

PT Tokopedia terakhir mendapat suntikan sebesar 1,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 14,7 triliun dari Alibaba Group pada Agustus 2017 silam. Sebelumnya Tokopedia juga menerima pendanaan pada 2014 lalu dari Softbank Japan dan Sequoia Capital senilai 100 juta dollar AS atau Rp 1,3 triliun.

Sementara Traveloka, mendapatkan pendanaan dari perusahaan travel asal Amerika Serikat (AS) Expedia pada Juni 2017 senilai 350 juta dollar AS atau sekitar Rp 4,6 triliun. Dengan total pendanaan tersebut, Traveloka kini telah mencapai nilai valuasi lebih dari 2 miliar dollar AS atau setara Rp 26,6 triliun.

Adapun CEO unicorn indonesia, Bukalapak, Achmad Zaky menyebut Bukalapak telah memiliki valuasi lebih dari Rp 13,5 triliun.

Baca Juga  Bisnis Joki Game Online? Simak Dulu Tips-Tips Berikut

 

Tinggalkan Balasan

Ingin Investasi Hunian? Yuk Intip Untung – Ruginya

Dukung Ide Kreatif Kawula Muda, Pemkot Malang Siapkan Dana Ratusan Miliar