in

Kontribusi Perempuan melalui E-Commerce

Apakah wanita mampu bekerja? Bisakah wanita menjalankan bisnis?

Dua pertanyaan tersebut mungkin sudah tidak berlaku pada era sekarang ini. Karena sudah bukan menjadi rahasia publik lagi jika wanita bisa menjalankan bisnis, selain menjadi ibu rumah tangga.

Pengusaha perempuan terlibat dalam bisnis bisa karena faktor internal dan eksternal. Dalam faktor internal, perempuan mendapatkan dorongan dari dirinya sendiri untuk ingin bekerja. Atau mungkin perempuan mendapatkan paksaan harus bekerja karena alasan ekonomi. Jadi, hal tersebut mendorong perempuan untuk memiliki pekerjaan sendiri dan berdiri mandiri di atas kaki mereka.

Sejumlah wanita memilih situs internet untuk menjual beberapa jenis produk. Misalnya, perawatan kesehatan, make up, perawatan kulit, perhiasan, kerajinan tangan, dan pakaian, dan lainnya.

Mengapa pasar online menjadi platform dulu yang menguntungkan bagi wirausaha perempuan?

Alasan utamanya adalah karena bisnis online hanya memerlukan investasi minimum, kemudahan bekerja, jangkauan global, dan pemberdayaan yang berasal dari kemandirian finansial.

Pertumbuhan konstan e-commerce secara global telah membuat banyak pengusaha wanita yang memasuki pasar besar. Hal ini dapat merangsang pertumbuhan dan mendorong pengembangan platform e-commerce.

Baca Juga  Laris Manis, Ini 4 Tips Jualan Sukses di Market Place

E-commerce

E-commerce adalah salah satu industri yang menjadi wadah penjual dan pembeli untuk saling berkomunikasi dan melaksanakan transaksi jual beli dengan mudah, tanpa harus bertatap muka. Hal ini telah membawa rasa kemandirian finansial yang besar bersama dengan kepuasan kreatif bagi wanita. Selain itu, perempuan dapat bekerja dengan fleksibel di rumah.

E-commerce tumbuh dengan sangat cepat. Bahkan, sudah banyak perempuan yang berhasil menjalankan bisnis e-commerce dan menyentuh pasar internasional, contohnya adalah Florentia Jeanne (Flo) dan Felicia Febry . Dilansir dari merdeka.com, kedua kakak beradik tersebut terdesak keadaan ekonomi sehingga mereka harus memutar otak untuk mencari penghasilan. Mereka merintis bisnisnya dengan modal nol rupiah dengan menjadi reseller  pakaian. Kini, mereka bahkan mampu memiliki brand sendiri yakni NoonaKu Signature, yang mampu menembus pasar Singapura.

Selain itu, masih banyak juga para pengusaha perempuan online shop  yang sudah mengibarkan sayapnya untuk menjual produknya melalui sosial media. yang . Seiring dengan berjalannya waktu dan usaha yang keras, mereka dipastikan dapat menyentuh pasar internasional untuk menumbuhkan bisnis mereka.

Baca Juga  Kenali Startup Unicorn dan Decacorn dengan Prestasi Besar

Tingginya penetrasi internet dan penggunaan media sosial juga memainkan peran yang berpengaruh. Sehingga dapat mendorong bisnis mereka dengan mengurangi hambatan untuk bekerja melintasi batas. Dengan demikian, para pengusaha perempuan dapat memberi efek positif yang serius pada e-commerce.

Baca juga: Belajar Menjadi Mompreneur Sukses, Siapa Takut?

Tinggalkan Balasan

sejarah bisnis waralaba dan perkembangannya di Indonesia

Belajar Bisnis Waralaba (Part 2) – Sejarah Waralaba di Indonesia

keuntungan bisnis waralaba

5 Referensi Waralaba yang Patut Anda Coba