in

4 Perbedaan Dasar UKM dan Start Up, apa Saja?

Start up / umkm --- PuskoMediaIndonesia

Selain Usaha Kecil dan Menengah (UKM), salah satu yang menjadi topik hangat dalam dunia usaha adalah Start Up. Kedua istilah usaha ini seringkali berada dalam lingkup yang sama meski memiliki karakter yang jauh berbeda. Berikut ulasan dari PikiranTrader beberapa komponen yang membuat UKM berbeda dengan start up

Produk

Perbedaan mencolok antara start up dan UKM adalah dalam produk yang dihasilkan.  Produk start up lebih banyak berkutat di bidang informasi teknologi yang bersifat jasa. Seperti perangkat lunak, aplikasi, cloud based service, atau digital marketing.

Sementara UKM lebih banyak berkutat dalam produk yang bisa langsung dinikmati konsumen. Seperti makanan, perhiasan, atau produk fashion seperti pakaian, sepatu, tas, dan aksesoris lainnya.

Contoh start up asli Indonesia yang berkembang baik adalah Gojek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak. Mereka tidak menawarkan produk jadi, melainkan jasa yang bisa dimanfaatkan konsumen untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Target Usaha

Setiap bisnis pasti memiliki target. Namun dalam hal target usaha, mungkin kecepatan UKM masih kalah dibanding start up. Karena sejak awal startup memang sudah didesain untuk melakukan pengembangan usaha dengan cepat.

Baca Juga  Tentang Bisnis Game Online

Sementara itu UKM tidak didesain untuk mengembangkan usaha secara cepat. Bahkan jika ada yang memiliki ratusan cabang usaha dalam waktu singkat, dapat dipastikan ada yang salah dengan sistem yang mereka kembangkan. Sebuah usaha UKM akan terlihat setelah melewati 5 tahun.

Sementara bagi startup, masa 5 tahun sudah ditargetkan untuk bisa menguasai pasar.

Modal

Keduanya, baik UKM maupun start up sama-sama menggunakan dana pribadi untuk memulai usaha. Namun, dalam perkembangannya akan terlihat perbedaan yang mencolok dari UKM dan startup ini.

Dalam mengembangkan usahanya, UKM memutarkan modal yang dimiliki. Kalaupun butuh dana yang lebih besar, mereka biasanya akan menggandeng bank untuk mendapatkan dana pinjaman yang harus dikembalikan dalam kurun waktu tertentu.

Startup lebih memilih menggandeng investor dalam mengembangkan usaha mereka. Investor bisa perorangan maupun yang berbentuk modal ventura.

Target Market

Dalam hal ini start up lebih unggul dibanding UKM. Startup punya target market yang jauh lebih luas dibanding UKM.

Memang produk UKM juga sudah banyak yang menembus pasar luar negeri. Namun, hal itu terjadi setelah mereka melakukan berbagai upaya dan kerja keras untuk dapat diakui di pasar luar negeri. Seperti mengikuti pameran yang diadakan di dalam maupun di luar negeri.

Baca Juga  Kontribusi Perempuan melalui E-Commerce

Sementara start up yang menyediakan jasa dalam usaha mereka, punya area yang lebih luas. Sejak awal berdiri, startup sudah bisa langsung menembus dunia internasional. Ini karena produk mereka memang tidak serumit produk UKM yang harus menjalani berbagai prosedur untuk bisa mengirim barang dagangan mereka ke luar negeri.

 

 

Tinggalkan Balasan

istilah dasar Forex yang wajib diketahui

Istilah Dasar Forex yang Wajib Anda Ketahui

Menghemat Keuangan

4 Cara Sederhana Menghemat Keuangan Bagi Anda Usia 20-an