in

6 Fakta Menjadi Seorang Pebisnis

Membangun Hubungan dengan karyawan

Menjadi bos untuk diri sendiri memang dibutuhkan tanggung jawab yang besar dan banyak waktu yang akan di isi dengan kesibukan. Itu sebabnya banyak orang yang lebih memilih untuk menjadi karyawan dibandingkan menjadi bos untuk diri sendiri.

Selain dari pada itu banyak faktor yang membuat hal itu terjadi seperti, takut akan kerugian, tidak tahu bagaimana harus memulai, tidak memiliki modal yang cukup dan sebagainya.

Tetapi perlu anda percaya dibalik usaha yang dilakukan pasti ada imbal hasil yang seimbang. Sebelum Anda memutuskan untuk menjadi seorang pebisnis berikut ini dia fakta menjadi seorang pebisnis yang perlu diketahui.

1. Pikirkan Secara Matang

Memilih untuk keluar dari pekerjaan yang digeluti untuk menjadi wirausaha adalah sebuah keputusan besar, baik secara profesional maupun finansial, jadi luangkan waktu untuk berpikir.

Tanyakan kepada orang-orang yang paling mengenal Anda apakah menjadi seorang wirausaha cocok dengan kepribadian dan kemampuan Anda.

Yang paling penting, sadari bahwa Anda akan menghadapi lebih banyak tantangan sebagai profesional wiraswasta.

Jika Anda ulet dan mudah mampu beradaptasi untuk berubah, bekerja sendiri akan terasa lebih menyenangkan.

 

2. Realita Seorang Pebisnis

Ada sebuah penelitian yang mengatakan bahwa para pemilik bisnis dapat menghabiskan lebih dari 50 jam dalam seminggu untuk bekerja, bahkan harus bekerja juga pada akhir pekan.

Baca Juga  Cara Membuat Nomor Seri Faktur Pajak, Untuk Anda Pengusaha Muda

Semakin besar tanggung jawab yang di emban maka rasa khawatir oun akan semakin tinggi.

Kekhawatiran tentang pekerjaan sering membuat seorang pebisnis terjaga di malam hari. Memikirkan arus kas masuk dalam peringkat sebagai kekhawatiran terbesar bagi pebisnis.

Namun, Anda dapat memutuskan kapan ingin berlibur tanpa harus menunggu waktu yang tepat untuk mengajukan cuti kepada atasan.

 

3. Apa Saja yang Dibutuhkan?

Ketahanan, ini adalah hal yang paling penting. Ketangguhan adalah kemampuan untuk bangkit kembali setelah kegagalan dan terus bergerak maju.

Tentu, karyawan membutuhkan ketahanan, tetapi wiraswasta membutuhkan lebih banyak, karena akan lebih banyak pikiran dan masalah yang akan dihadapi seperti bagamana cara memasarkan, memikirkan kualita produk Anda,  membuat faktur, dan mengumpulkan modal tambahan.

Anda harus dapat menutupi kelemahan diri sendiri dengan kelebihan yang dimiliki. Jika Anda merasa belum mampu menutupi kelemahan yang dimiliki, carilah orang yang berkompeten untuk menutupinya.

Jika Anda memilih untuk bekerja sendiri tanpa partner, sesuaikan bisnis dengan kemampuan yang dimiliki.

Tanyakan kepada diri sendiri apakah Anda memiliki sifat-sifat pribadi ini dan sudah siap untuk berbisnis?

 

4. Anda Akan Merasa Puas

Harus disadari bahwa jam kerja dan tanggung jawab lebih besar kerika Anda memutuskan untuk menjadi seorang wiraswasta, namun, kepuasan pribadi karena bekerja sendiri akan sangat dirasakan.

Baca Juga  Kunci Sukses yang Dapat Dilakukan Perempuan untuk Menjadi Pemimpin Kuat Dalam Dunia Kerja atau Bisnis

Dan yang tak kalah penting adalah Anda memiliki kemampuan untuk mendapatkan penghasilan jauh lebih banyak sebagai wiraswasta.

 

5. Hal yang menginspirasi

Inspirasi diperlukan untuk membuat tindakan yang konsisten, namun kebiasaan kita pada akhirnya akan menentukan keberhasilan atau kegagalan.

Konon setelah seminar dan konferensi hanya lima persen orang yang benar-benar menggunakan apa yang telah mereka dapatkan untuk dipelajari atau diterapkan. Mengapa? Itu karena inspirasi merupakan memori jangka pendek, yang berarti saat seminar itu sangat melekat, tapi tidak akan bertahan lama setelah seminar itu selesai akan buyar.

Inspirasi terbesar dari semuanya adalah kemajuan dan hasil yang berasal dari kebiasaan baru. Ketika kita mulai pembentukan kebiasaan baru, dan melihat perubahan yang abadi ditemukan berada dalam kehidupan baru. Pengusaha sukses lebih fokus pada perilaku dan kebiasaan daripada pikiran. Berpikir penting, tetapi melakukan hal atau ilmu baru itu juga sangat penting.

 

6. Akal adalah sumber daya atau kekuatan utama

Sebagian besar orang akan mengatakan mereka tidak memiliki sumber daya. Struktur keyakinan sumber daya ini membuat kebanyakan orang mampu membangun bisnis kelas dunia.

Baca Juga  Usaha yang Menguntungkan di Tengah Populernya Bersepeda

Para pengusaha besar menemukan cara untuk memaksimalkan sumber daya apapun yang mereka miliki. Tidak sedikit dari mereka yang mungkin tidak percaya pada sumber daya yang terbatas karena mereka memahami sumber utama ialah perasaan dan emosi yang membuat mereka memiliki akal. Tony Robbins, motivator terkenal mengatakan bahwa kata yang sempurna adalah “Akal adalah sumber daya utama.” Memiliki tekad dan komitmen kuat dapat membuatnya bekerja dengan sedikit sumber daya. Kunci utamanya adalah pengendalian emosi.

Semua itu memang tidak mudah tapi cukup bernilai. Semakin besar tujuan, semakin besar tantangan. Semakin besar manfaat, semakin banyak tantangan dan rintangan selama perjalanan. Jika menjadi seorang pengusaha itu mudah, semua orang akan melakukannya dan itu tidak akan berarti banyak. Saat kita mengejar kewirausahaan, rintangan akan muncul. Memvisualisasikan bagaimana hal baik itu akan terasa menjadi bos sendiri, mengendalikan jadwal kita, menginspirasi orang lain dan menciptakan kebebasan finansial. Kesuksesan dijamin ketika kita berusaha untuk meraih keberhasilan usaha. Kita tidak akan pernah tahu seberapa kuat akan sampai pada titik menjadi kuat. ingin menjadi pengusaha? Pikirkan dan pertimbangkan hal–hal di atas.

 

Tinggalkan Balasan

Syahrini Disenggol Ditjen Pajak

Omzet Mukena Mencapai 17,5 Miliar, Syahrini Disenggol Ditjen Pajak

tipe broker forex dalam trading forex

Berbagai Macam Tipe Broker di Forex Market