in ,

5 Cara Mendapatkan Modal Usaha Tanpa Meminjam ke Bank

Banyak orang berlomba-lomba membuka bisnis yang mampu menghasilkan secara jangka panjang, menggantikan penghasilan yang bisa didapatkan jika bekerja di kantoran.

Namun, pada kenyataannya keinginan ini seringkali pupus karena adanya keterbatasan modal. Jika ingin membuka sebuah bisnis tentunya Anda memang membutuhkan modal yang terkadang tidak sedikit, akan tetapi tidak perlu khawatir akan hal itu karena saat ini ada banyak cara mendapatkan modal yang bisa dilakukan.

Seperti apa yang dikatakan Almarhum Bob Sadino, yaitu “Setinggi apapun pangkatmu kamu tetap karyawan, dan sekecil apapun usahamu kamu tetap adalah bosnya.”

Seiring dengan mendengar pernyataan tersebut saat ini banyak masyarakat yang lebih tertarik untuk membuka bisnis sendiri dibandingkan dengan bekerja danikantor.

Berikut ini cara mendapatkan modal dengan mudah tanpa harus meminjam ke bank :

1. Tidak Rela Menjual Barang-Barang Anda? Gadaikan Saja!

Manfaatkanlah barang-barang yang sudah ada, agar mendapatkan modal usaha anda. Jika Anda memang merasa belum rela untuk menjual barang-barang berharga yang dimiliki, cobalah untuk menggadaikan saja barang-barang tersebut.

Baca Juga  Usaha Sampingan Saat Pandemi, Apa Untungnya?

Anda hanya akan menitipkan sementara barang-barang yang Anda miliki ke kantor pegadaian, untuk kemudian ditebus kembali setelah pinjaman yang diberikan dilunasi.

Jika Anda memang merasa belum rela untuk menjual barang-barang berharga yang dimiliki, cobalah untuk menggadaikan saja barang-barang tersebut.

Anda hanya akan menitipkan sementara barang-barang yang Anda miliki ke kantor pegadaian, untuk kemudian ditebus kembali setelah pinjaman yang diberikan dilunasi.

2. Tabungan

Salah satu cara mendapatkan modal usaha untuk bisnis Anda adalah melalui penghasilan Anda sendiri yang sudah ditabung. Cobalah menabung untuk modal usaha melalui gaji yang telah didapatkan setiap bulannya.

Contohnya:

  • Gaji dalam 1 bulan sebesar Rp 5.000.000
  • Modal yang Anda butuhkan sejumlah Rp 20.000.000

Dengan mencoba menyisihkan Rp 2.000.000,00 sehari, maka total uang Anda dalam 10 bulan akan menjadi Rp 20.000.000,00. Nah, sekarang Anda sudah siap memulai bisnis dengan hasil tabungan selama 10 bulan.

3. Aset dan Barang Berharga yang Dimiliki

Untuk mendapatkan modal tambahan, Anda dapat menjual beberapa aset dan barang berharga yang mungkin tidak terlalu terpakai saat ini.

Baca Juga  Ini Fakta Bisnis Unicorn yang Menjadi Perbincangan Publik

Cobalah lihat sekeliling dan perhatikan apakah ada aset dan barang berharga yang dapat dijual untuk menambah modal usaha Anda.

Barang-barang seperti gadget, jam tangansepatu dan tas branded, kamera, atau mungkin perhiasan yang dimiliki dapat dijual sementara sebagai penambah modal usaha.

4. Mengajukan pinjaman kepada orang-orang terdekat Anda

Orang-orang terdekat adalah orang-orang yang biasanya akan selalu memberikan support bagi diri Anda. Mereka biasanya sangat ingin melihat kemajuan dari diri Anda baik secara finansial maupun karakter.

Terkhusus dalam hal finansial, jika Anda mampu menjelaskan dengan detail apa yang akan Anda lakukan dan bagaimana ide bisnis yang Anda miliki, biasanya orang-orang terdekat akan memberikan Anda bantuan dengan sukarela.

Cobalah mengajukan pinjaman baik kepada teman, orang tua, saudara, atau siapa saja yang menjadi orang terdekat Anda.

Bicarakan secara jelas bahwa uang yang dipinjam akan dijadikan modal usaha, dan Anda akan mengembalikannya dalam jangka waktu berapa tertentu.

Timbulkan kepercayaan kepada mereka bahwa Anda adalah orang yang akan bertanggung jawab, dan mengembalikan uang yang dipinjam tepat pada waktunya.

Baca Juga  Yuk Simak Tips Sukses dari Richard Branson!

Biasanya meminjam kepada orang-orang terdekat akan lebih membantu Anda, karena terkadang pinjaman tidak diberikan bunga sama sekali.

5. Datanglah menghadiri seminar yang diadakan oleh beberapa pihak, siapa tau Anda mampu mendapatkan suntikan dana dari para investor

Ingin mendapatkan pinjaman dana dalam jumlah besar? Pastinya Anda memerlukan investor untuk menyokong pemberian dana bagi bisnis Anda.

Untuk mendapatkannya, datanglah ke acara-acara seminar yang sering diadakan oleh beberapa pihak tertentu seperti perusahaan atau lembaga-lembaga yang memang bergerak di suatu industri.

Namun, pastikan Anda telah menyiapkan ide bisnis secara matang sebelum datang kesini. Tak jarang, beberapa investor akan menanyai Anda mengenai konsep bisnis secara detail yang Anda miliki.

Buatlah konsep bisnis semenarik mungkin untuk dapat menarik perhatian dari para investor untuk menjadi penyokong dana.

 

Tinggalkan Balasan

Menghemat Keuangan

4 Cara Sederhana Menghemat Keuangan Bagi Anda Usia 20-an

struktur dan tugas bank sentral

Penting Diketahui, Berikut Struktur dan Tugas Bank Sentral